|

Ketua DPRD Landak imbau Penerima Bantuan PBRS Rutin Koordinasi dengan Dinas PUPR PERA

Ketua DPRD Landak menghadiri acara pembukaan rekening penerima Program Bantuan Rumah Swadaya (PBRS) yang dilaksanakan Desa Sabaka Kecamatan Mempawah Hulu
Mempawah Hulu (Suara Landak) - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Landak, Heri Saman mengimbau penerima bantuan untuk intens koordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Perumahan Rakyat (PUPR PERA) Kabupaten Landak. Hal ini disampaikannya saat menghadiri acara pembukaan rekening penerima Program Bantuan Rumah Swadaya (PBRS) yang dilaksanakan Desa Sabaka Kecamatan Mempawah Hulu.


"Saya harap kepada penerima bantuan untuk mendengarkan dan mengikuti arahan dari tenaga fasilitator agar program bantuan rumah swadaya ini dapat berjalan dengan lancar, cepat dan tepat waktu,” pungkas Heri Saman, Kamis (13/8/2020).


Lebih lanjut dirinya juga meminta kepada masyarakat yang menerima bantuan untuk tidak menunda program pembangunan rumah yang mereka terima karena program tersebut sudah dijadwalkan untuk selesai sesuai target.


“Jangan sampai ada masyarakat yang penerima manfaat ini tidak mematuhi mekanisme tentang bantuan tersebut, karena program ini adalah program dari Pemerintah Pusat ditengah pandemi covid-19 dengan sistem padat karya dengan tujuan untuk mempertahankan daya beli masyarakat dan mengurangi pengangguran. Dan program ini juga sudah direncanakan untuk selesai sesuai dengan target oleh dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Landak," tambahnya.


Kepala Dinas PUPR PERA Kabupaten Landak, Erani saat ditemui dalam kegiatan tersebut memberikan penjelasan bahwa perlu komitmen bersama untuk mensukseskan program bantuan rumah swadaya.


“Masyarakat melakukan bagiannya dan pemerintah melakukan bagiannya dalam menyalurkan bantuan, untuk pelaksanaanya nanti akan didampingi oleh tim lapangan dan dengan harapan bantuan ini tepat waktu dan tepat sasaran. Selain itu kita juga berharap tahun yang akan datang kegiatan seperti ini dapat di tingkatkan,” tukas Erani.


"Intinya yang lebih penting kesadaran dari masyarakat didalamnya. Karena melalui bantuan ini masyarakat dapat juga belajar dalam merancang rumah sederhana, karna bantuan ini bukan bedah rumah tetapi bantuan rumah swadaya,” tambahnya.


Dalam kegiatan pembukaan rekening tersebut sebanyak 56 kepala keluarga yang menerima  bantuan yang dibagi dalam 2 kategori, yakni pembangunan baru (PB) dengan jumlah anggaran sebesar Rp 35 juta dan peningkatan kualitas (PK) sebesar Rp 17,5 juta.(Rilis/Fik)


Disiarkan di Radio Suara Landak 98 FM

Bagikan:
Komentar Anda

Berita Terkini