|

Streaming Radio Suara Landak

Hujan Deras Picu Banjir, Enam Kecamatan di Bengkayang Terdampak

Kondisi banjir yang terjadi di kecamatan Suti Semarang dan merendam gedung sekolah.SUARALANDAK/SK
Bengkayang (Suara Landak) – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat, mencatat banjir melanda enam kecamatan akibat intensitas hujan tinggi yang terjadi pada Jumat. Bencana ini mengakibatkan aktivitas masyarakat terganggu, akses transportasi terputus, hingga kegiatan belajar mengajar dihentikan sementara di sejumlah wilayah.

Kepala BPBD Kabupaten Bengkayang, Dwi Bertha, mengatakan banjir terjadi hampir bersamaan di beberapa kecamatan dengan tingkat genangan yang bervariasi. Sebagian wilayah terdampak banjir di permukiman warga, sementara di wilayah lainnya genangan air merendam jalan dan fasilitas umum.

“Berdasarkan laporan sementara, ada enam kecamatan yang terdampak banjir dan masih terus kami pantau perkembangannya,” ujar Dwi Bertha saat dihubungi di Bengkayang, Jumat.

Enam kecamatan yang terdampak tersebut meliputi Kecamatan Teriak, Sungai Betung, Suti Semarang, Seluas, Sanggau Ledo, dan Kecamatan Tujuh Belas. Hingga kini, BPBD masih melakukan pendataan lanjutan untuk memastikan jumlah warga terdampak serta kondisi infrastruktur di masing-masing kecamatan.

Di sejumlah kecamatan, banjir menyebabkan aktivitas masyarakat terhenti sementara. Genangan air di jalan utama menghambat mobilitas warga, sementara di beberapa wilayah kegiatan sekolah dan roda perekonomian tidak dapat berjalan normal.

Dwi Bertha menegaskan pihaknya terus berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan dan desa guna memantau kondisi di lapangan serta menyiapkan langkah penanganan awal apabila terjadi peningkatan debit air. “Personel dan peralatan juga telah kami siagakan untuk mengantisipasi kemungkinan banjir susulan,” katanya.

BPBD Kabupaten Bengkayang mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi banjir lanjutan, mengingat curah hujan masih berpeluang tinggi di wilayah tersebut. Warga juga diminta mengurangi aktivitas di luar rumah dan segera mengungsi ke tempat yang lebih aman apabila kondisi tidak memungkinkan.

“Kami mengimbau masyarakat untuk mengamankan harta benda dan surat-surat penting guna meminimalisir risiko kerugian akibat bencana banjir,” pungkasnya.[SK] 

Bagikan:
Komentar Anda

Berita Terkini