Sambas (Suara Landak) – Polres Sambas melalui Polsek Semparuk tengah menangani laporan dugaan tindak pengeroyokan terhadap seorang pelajar berinisial RA (14) di lingkungan MTsN 2 Sambas, Jalan Prestasi Kencana, Desa Semparuk. Peristiwa tersebut dilaporkan terjadi pada Jumat (28/11/2025).
Ilustrasi Pengeroyokan.SUARALANDAK/SK
RA disebut menjadi korban pemukulan yang diduga dilakukan oleh dua siswa lain. Identitas dan motif para terduga pelaku masih dalam proses pendalaman oleh pihak kepolisian.
Insiden ini terungkap setelah kakak korban melihat unggahan sang ibu di media sosial yang menampilkan RA terbaring lemah di kursi kantor sekolah. Menyadari kondisi adiknya, kakak korban segera melaporkan kejadian itu ke Polsek Semparuk.
Kapolres Sambas, AKBP Wahyu Jati Wibowo, melalui Kasi Humas Polres Sambas, AKP Sadoko, menyampaikan bahwa petugas telah melakukan tindakan cepat dengan mendatangi lokasi kejadian, memeriksa saksi-saksi, mengamankan barang bukti, serta melakukan visum terhadap korban.
Menurut keterangan keluarga, ibu korban langsung membawa RA ke Puskesmas Semparuk untuk mendapatkan perawatan medis. Namun setibanya di rumah, kondisi RA kembali melemah.
“Hasil visum menunjukkan terdapat tanda-tanda kekerasan di tubuh RA,” ungkap AKP Sadoko.
Ia menegaskan bahwa Polres Sambas berkomitmen mengusut tuntas perkara tersebut sesuai prosedur hukum yang berlaku.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Percayakan penanganan kasus ini kepada pihak kepolisian, serta mari bersama-sama menjaga situasi Kamtibmas agar tetap kondusif,” pungkasnya.[SK]