Setibanya di lokasi, Gubernur Ria Norsan langsung memeriksa kondisi fisik rumah-rumah warga yang telah selesai direnovasi. Ia memastikan proses rehabilitasi telah sesuai standar dan benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat penerima bantuan.
Gubernur menegaskan bahwa program bedah rumah merupakan bentuk kepedulian sekaligus komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat untuk terus mewujudkan hunian layak bagi masyarakat kurang mampu.
“Program ini adalah cara kita memastikan masyarakat memiliki tempat tinggal yang benar-benar layak huni. Pemerintah terus berupaya memberi yang terbaik,” ujarnya.
Terkait keberlanjutan program pada tahun mendatang, Ria Norsan mengakui adanya tantangan akibat pemotongan Transfer ke Daerah (TKD). Meski begitu, ia berharap alokasi bantuan perumahan tetap dapat dipertahankan seperti tahun sebelumnya.
“Target tahun depan, karena ada pemotongan TKD, mudah-mudahan kita bisa sama minimal dengan tahun kemarin,” jelasnya.
Pemerintah Provinsi Kalbar juga menargetkan agar bantuan rehabilitasi rumah dapat menjangkau lebih banyak wilayah. Ria Norsan menekankan pentingnya pemerataan agar seluruh desa di Kalbar turut merasakan manfaat program RTLH.
“Kalau bisa, kita tingkatkan lagi jumlahnya, dan lebih merata ke semua desa. Jika didukung aspirasi dari Dewan, insyaAllah seluruh desa bisa semakin terbantu,” tambahnya.
Salah satu rumah yang menjadi bukti nyata pelaksanaan program RTLH tahun ini adalah rumah milik Ibu Zainah, warga Sungai Awan Kiri. Dengan bantuan sebesar Rp30 juta, rumah Ibu Zainah kini berdiri lebih layak, aman, dan nyaman untuk ditempati.
“Alhamdulillah, hari ini kita melihat rumah Ibu Zainah sudah selesai direhab. Bantuan sebesar Rp30 juta ini membuat rumahnya kini jauh lebih baik,” tutur Gubernur.
Di momen kunjungan tersebut, Ibu Zainah tak kuasa menahan rasa harunya. Ia menyampaikan terima kasih atas bantuan yang telah mengubah kondisi rumahnya.
“Banyak terima kasih atas bantuannya. Ini menjadi kebahagiaan bagi keluarga kami,” ucapnya penuh syukur.
Program RTLH terus menjadi salah satu prioritas Pemerintah Provinsi Kalbar dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya melalui penyediaan tempat tinggal yang lebih manusiawi dan layak huni.[SK]