-->
    |

Streaming Radio Suara Landak

Kapolsek Sengah Temila Membuka Pembentukan Dan Pelatihan Kader Penanganan ODGJ Wilayah Kerja Puskesmas Pahauman

Kapolsek Sengah Temila Membuka Pembentukan & Pelatihan Kader Penanganan ODGJ Wilayah Kerja Puskesmas Pahauman

Sengah Temila (Suara Landak) - Kepala Kepolisian Sektor Sengah Temila Ipda Yulius Kartono membuka kegiatan Pembentukan dan Pelatihan Kader Penanganan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) wilayah kerja Puskesmas Pahauman.Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Puskesmas Pahauman Kecamatan Sengah Temila Kabupaten Landak. Kamis (29/09/2022).

Sebelum di bukanya kegiatan tersebut Kapolsek Sengah Temila Ipda Yulius Kartono menyampaikan bahwa kegiatan pembentukan kader di wilayah kerja Puskesmas Pahauman adalah terobosan yang baik.

Dengan adanya pelatihan kader tersebut dapat menambah ilmu tehnis penanganan ODGJ dan berharap pihak Desa segera melengkapi data warga yang ODGJ dengan data yang lengkap yang bertujuan untuk  mempermudah penanganannya serta pihak Desa yang sudah di tunjuk kadernya untuk dapat mensosialisasikan/Edukasi kepada warga maupun kelurga Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ).

"Kami pihak Kepolisian khususnya Polsek Sengah Temila siap mendukung semua kegiatan Puskesmas Pahauman terkait Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ)," ungkap Kapolsek.

dr. Angela Anjelina Cita selaku narasumber Pemegang Program ODGJ Puskesmas Pahauman awalnya memperkenalkan dirinya sebagai dokter yang di perbantukan di Puskesmas Pahauman mengharapkan pihak terkait membantu pihak Puskesmas Pahauman dalam penanganan ODGJ. Dikatakannya dr. Angela bahwa yang menjadi target  perawatan ODGJ adalah minimal dia bisa merawat diri sendiri.

"Perlu pula untuk care giver bisa melatih ODGJ mengontrol marah, halusinasi,  meningkatkan harga diri dan melatih bersosialisasi," kata dr. Angela.

Lanjut dr. Angela. Jika pasien mengalami peningkatan gejala, seperti marah-marah, mudah tersinggung, mondar mandir, tidak bisa diarahkan, mengamuk, memukul, tidak bisa tidur, teriak-teriak, maka sudah harus di lakukan pemeriksaan ke Puskesmas atau RS untuk mendapatkan injeksi, Deteksi dini kekambuhan pada ODGJ.

Apakah Pasien sudah ada tanda-tanda tidak peduli terhadap perawatan diri seperti tidak mau mandi, tidak mau bekerja, tidak mau bersosialisasi dan tidak mau memanfaatkan faktor luang. Dikatakan dr. Angela, kekambuhan bisa terjadi karena tidak mau minum obat atau dosis obat yang tidak tepat dan ODGJ dibilang sembuh bila tanda gejala menurun.

Dalam kegiatan tersebut juga di hadiri oleh Kanit Binmas Polsek Sengah Temila Aipda H. Rimbun, SH, Bhabinkamtibmas Desa Sebatih dan Desa Saham Aipda Keristian, Bhabinkamtibmas Desa Pahauman, Desa Keranji Paidang dan Desa Paloan Bripka Deswi Candra, Kepala Puskesmas Pahauman Budi Santosa, SKM, Pj. Keswa Puskesmas Pahauman Suhar, A.Md. Kep, Narasumber Pemegang Program ODGJ Puskesmas Pahauman dr. Angela Anjelina Cita.

Kades Sebatih diwakili Kasi Ekbang Kinyo, S.Pd, Kades pahauman diwakili ketua BPD Pahauman Imanuel, Kades Paloan Donianus, Kades Keranji Paidang diwakili Kaur Umum Adianto, Kader Posyandu Desa Pahauman Albina Epi dan para Kader Undangan.

Simso / Dion

Bagikan:
Komentar Anda

Berita Terkini