|
Streaming Radio Suara Landak

Asap Kebakaran Berdampak pada Kualitas Udara di Seluruh Dunia

Sebuah rumah terbakar di Jeters Road saat api Dixie melompati Highway 395 selatan Janesville, California, Senin, 16 Agustus 2021. (Foto: AP)

Suara Landak
- Dilansir dari VOA, ketika kebakaran masih terus membumihanguskan sisi barat Amerika, asap telah meluas jauh dari tempat kebakaran tersebut.

Daerah di sebelah timur, sampai ke New York dan Washington DC menyaksikan hari-hari berkabut, langit yang tertutup, dan ini menunjukkan risiko kesehatan terkait dengan pencemaran udara oleh asap kebakaran menjadi keprihatinan yang semakin besar. 

Api Dixie dari California Utara merupakan yang terbesar di antara lebih 100 kebakaran di lebih dari selusin negara bagian di Barat, sebuah kawasan yang dicengkeram kemarau panjang dan udara kering, serta telah menyaksikan perubahan hutan dan semaknya menjadi seperti kayu bakar yang bisa meletup setiap saat. 

“Ini adalah apa yang kita sebut “kondisi normal baru,” kata Barbara Weller, seorang ahli patologi paru-paru dan toksikologi di divisi penelitian dari California Air Resources Board atau CARB.  “Kebakaran akan berlangsung lebih lama.  Akan lebih besar.  Dan akan berdampak pada lebih banyak orang.” 

Kini, lebih dari 100 kebakaran terjadi di sisi barat Amerika. Kebakaran Dixie saat ini merupakan kebakaran terbesar yagn aktif, sudah membumi hanguskan lebih dari 200 ribu hektar tanah dan baru sepertiganya berhasil dikendalikan. Di British Columbia, Kanada, lebih dari 200 kebakaran sedang berlangsung.

Sumber : VOA

Bagikan:
Komentar Anda

Berita Terkini