 |
| Bus DAMRI Terlibat Kecelakaan di Sanggau. SUARALANDAK/SK |
Pontianak (Suara Landak) – Perum DAMRI Cabang Pontianak memastikan seluruh penumpang bus DAMRI telah mendapatkan penanganan yang diperlukan dan perjalanan tetap berlangsung aman pascakecelakaan lalu lintas di ruas Jalan Tayan–Sosok, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, Rabu (21/1/2026) dini hari.
Kecelakaan tersebut melibatkan armada bus DAMRI dengan sebuah truk pengangkut pupuk yang datang dari arah berlawanan. Insiden itu mengakibatkan sopir truk meninggal dunia, sementara satu pengemudi bus DAMRI mengalami luka berat dan sejumlah penumpang lainnya menderita luka ringan.
General Manager Perum DAMRI Cabang Pontianak, Ahmad Bukhari, menyampaikan duka cita mendalam atas peristiwa tersebut serta menegaskan bahwa keselamatan penumpang merupakan prioritas utama perusahaan.
“Atas nama manajemen Perum DAMRI Cabang Pontianak, kami turut berduka cita atas kecelakaan yang terjadi di ruas Jalan Tayan–Sosok. DAMRI memastikan seluruh penumpang mendapatkan penanganan yang cepat dan tepat,” ujarnya.
Berdasarkan laporan awal, bus DAMRI saat kejadian melaju dari arah Sosok menuju Pontianak dengan kecepatan normal dan sesuai standar operasional prosedur (SOP). Namun, sebuah truk dari arah berlawanan diduga tiba-tiba masuk ke jalur bus, sehingga kecelakaan tidak dapat dihindari meski pengemudi DAMRI telah berupaya melakukan pengereman dan manuver penghindaran.
Sebagai bentuk tanggung jawab, DAMRI segera mengevakuasi para penumpang ke armada pengganti agar perjalanan dapat dilanjutkan dengan aman. Perusahaan juga berkoordinasi dengan pihak kepolisian dan rumah sakit setempat untuk memastikan seluruh korban memperoleh penanganan medis yang optimal.
Ahmad Bukhari menambahkan, satu pengemudi DAMRI hingga kini masih menjalani perawatan intensif, sementara penumpang yang mengalami luka ringan telah mendapatkan perawatan di fasilitas kesehatan.
“Kami menegaskan DAMRI mendukung penuh proses penyelidikan yang dilakukan pihak kepolisian guna mengetahui penyebab pasti kecelakaan. Evaluasi internal serta penguatan standar keselamatan berkendara akan terus kami lakukan,” tegasnya.
Ia juga memastikan DAMRI akan memberikan pendampingan kepada seluruh korban dan pihak-pihak yang terdampak sebagai wujud komitmen perusahaan dalam menghadirkan layanan transportasi publik yang aman, profesional, dan bertanggung jawab.[SK]