|
Streaming Radio Suara Landak

Perekonomian Kabupaten Landak Turun Hingga Minus 0,67 Persen

Bupati Landak, Karolin Margret Natasa.

Ngabang
(Suara Landak) - Akibat adanya Pandemi COVID-19 yang melanda seluruh dunia menyebabkan pertumbuhan ekonomi menurun. Imbas dari adanya virus corona ini juga membuat pertumbuhan perekonomian Kabupaten Landak pada tahun 2020 tercatat menurun hingga minus 0,67 persen.

Berdasarkan data yang dikeluarkan Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Landak tercatat dalam kurun waktu 4 tahun terakhir mengalami penurunan. Mengenai hal tersebut, Bupati Landak Karolin Margret Natasa mengatakan bahwa penurunan angka ini semakin buruk ditahun terakhir.

"Kondisi pertumbuhan ekonomi kita menurun drastis dengan adanya pandemi COVID-19. Tetapi perlu diketahui juga bahwa hal ini bukan saja terjadi hanya diwilayah kita melainkan seluruh dunia," ujar Bupati Landak kepada Media Center, Minggu (10/4/2021).

Lebih lanjut, Karolin juga menyikapi hal ini dengan mengatakan bahwa pertumbuhan ekonomi diprediksi akan membaik bilamana keadaan Kabupaten Landak berada pada zona aman.

"Kita juga berharap kondisi ini pulih, namun hal ini diperkiraan akan terjadi jika kondisi wilayah kita sudah berada pada zona aman dari virus corona. Karena apabila masih ditemukan adanya kasus maka akan berpengaruh pada semua," ungkapnya.

Karolin mengajak masyarakat Kabupaten Landak untuk terus disiplin melaksanakan protokol kesehatan guna mendukung program pemerintah serta supaya wilayah Kabupaten Landak bebas dari Pandemi COVID-19.

"Disiplin protokol kesehatan 5M ini sangat penting, meski beberapa warga sudah ada yang mendapat vaksinasi tetapi protokol kesehatan wajib dilaksanakan. Karena ini merupakan program pemerintah dalam menekan penyebaran COVID-19 dan tentunya supaya wilayah kita bebas dan aman dari virus ini. Dengan demikian maka apa yang Kita harapkan bersama, yakni memperbaiki pertumbuhan ekonomi Kita dapat tercapai," pungkas Bupati Landak. (MC/Fik)

Disiarkan : Radio Suara Landak 98 FM

Bagikan:
Komentar Anda

Berita Terkini