|

Lakalantas, Mahasiswa Asal Landak Meninggal Dunia di Yogyakarta

Ilustrasi lakalantas [Sumber: Net]

Ngabang (Suara Landak) - Seorang mahasiswa berinisial PB  (29), asal Landak menempuh pendidikan di salah satu universitas pendidikan di Yogyakarta mengalami kecelakaaan lalulintas (lakalantas).

Menurut keterangan abang ipar korban, Mahayan saat ditemui di kediamannya membenarkan bahwa saudaranya tersebut meninggal dunia pada hari Sabtu (2/5/2020) pukul 10.00 WIB di Rumah Sakit Panti Rapih, Yogyakarta.

 Mahayan menceritakan, PB sebenarnya telah menyelesaikan skripsinya pada Oktober 2019 dan berencana akan wisuda pada bulan April lalu, Minggu (3/5/2020). "Rencana dia wisuda bulan April kemarin, karena terbentur masalah kondisi virus ini (Covid-19), maka ditunda," ujarnya.

Ia mengunkapkan, bahwa PB sambil menunggu jadwal wisuda, korban sudah berkoordinasi dengan keluarga untuk melanjutkan pendidikan profesi.

Pada Sabtu (2/5/2020) dini hani PB mengalami lakalantas dan dilarikan ke Rumah Sakit Panti Rapih. Sebelum meninggal dunia, PB mengalami koma. Pada pukul 10.00 WIB, pihak rumah sakit menyatakan PB meninggal dunia akibat adanya pendarahan di otak.

Mahayan menyampaikan dibantu oleh Formakal (Forum Mahasiswa Kalbar) bahwa rencananya jenazah adik iparnya akan dikirim dari Yogyakarta menuju Kalimantan barat pada tanggal 4 Mei 2020 menggunakan pesawat terbang.

"Pada tanggal 4/3/2020 itu ada penerbangan Garuda, tapi transit di Jakarta. Dari Jogja ke Jakarta transit satu malam, kemudian tanggal 5/3/2020 paginya dari Jakarta ke Pontianak," tuturnya.

Adapun jenazah korban lakalantas ini akan dikebumikan di kampung halaman di Desa Bengawan Ampar Kecamatan Kuala Behe. (Fik/Diko)

Disiarkan di Radio Suara Landak 98 FM
Bagikan:
Komentar Anda

Berita Terkini