|

Cuaca Buruk, Beberapa Rumah Warga Alami Gangguan Jaringan Listrik

Operator Kantor Pelayanan Teknik Unit Layanan Pelanggan (Yantek ULP) PLN Ngabang (Dedi) bersama Supervisor Teknisi (Rio)

Ngabang (Suara Landak) - Sejumlah wilayah daerah Ngabang alami gangguan pada aliran listrik PLN. Hal tersebut diakibatkan oleh buruknya cuaca.

Dedi Ardiansyah selaku  Operator Kantor Pelayanan Teknik Unit Layanan Pelanggan (Yantek ULP) PLN Ngabang, Kecamatan Ngabang, Kabupaten Landak saat ditemui membenarkan adanya gangguan pada beberapa titik dalam penyaluran aliran listrik PLN, pada Rabu (26/20/2020).

Dia mengatakan terdapat beberapa pengaduan mengenai kesalahan jaringan listrik pada beberapa rumah.

"Pada hari ini terdapat 6 rumah yang mengalami gangguan jaringan, salah satunya terdapat kerusakan pada Kwh," ujarnya.

Menurutnya selain terjadi kerusakan pada Kwh, terdapat 5 pelanggan yang mengalami kerusakan pada Miniature Circuit Breaker (MCB) atau yang lebih sering dikenal dengan sebutan stut.

Kerusakan MCB tersebut saat diterangkan Dedi dikarenakan adanya kelebihan beban listrik. Hal tersebut terjadi apabila adanya konsleting serta akibat sambaran petir.

Rio Pratama Putra selaku Supervisor Teknisi ULP PLN Ngabang mengatakan terjadi gangguan pada kabel induk di wilayah Munggu Kabupaten Ngabang. Sehingga terjadi pemadaman sementara sekitar pukul 01.00 WIB.

"Subuh tadi pada waktu terjadi hujan, kita langsung ke lapangan menindaklanjuti gangguan yang terjadi," katanya.

Gangguan yang terjadi pada dini hari tersebut akibat bersentuhannya kabel induk dengan pohon bambu dan pohon sawit. Penangan jaringan listrik yang dilakukan petugas PLN berakhir sekitar pukul 03.00 WIB.

Sekitar pukul 07.30 WIB pihak ULP PLN Ngabang juga melakukan perbaikan aresster gardu yang berada di depan Kantor Bupati Landak. Arrester tersebut merupakan pengaman setiap gardu apabila terkena petir.

"Tadi pagi sempat terjadi pemadaman listrik di daerah Tungkul hingga Nahaya, hal tersebut karena kami melakukan perbaikan Arrester gardu yang rusak di depan Kantor Bupati," ujar Rio.

Rio mengimbau kepada masyarakat, dikarenakan curah hujan yang tinggi untuk menghindari gardu ataupun tiang listrik bermaterial besi. Hal tersebut karena dikhawatikan adanya kebocoran alairan listrik yang sulit diprediksi.

"Adapun tanda kebocoran aliran listrik biasanya adanya asap pada kabel, maka apabila hal tersebut terjadi maka masyarakat harus segera melapor pada pihak PLN," tambah Rio.

Dia juga berharap kepada seluruh warga yang bermukim disekitar sungai Landak Kecamatan Ngabang, apabila air telah memasuki rumah untuk segera memutuskan aliran listrik dengan mengalihkan posisi off pada MCB. Selain itu, apabila air telah mendekati posisi Kwh, maka harus segera melapor kepada pihak PLN.

Adapun untuk pengaduan masalah jaringan listrik PLN, masyarakat Ngabang dapat menghubungi nomor 0821-5275-8131.

Sumber (suarakalbar.co.id)
Bagikan:
Komentar Anda

Berita Terkini