PTPN III Galakkan Penanaman Sejuta Pohon untuk Kurangi Emisi GRK

Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) berkomitmen menjaga lingkungan dengan menanam sejuta pohon sebagai upaya pengurangan emisi GRK 51% pada 2030.

PTPN III Galakkan Penanaman Sejuta Pohon untuk Kurangi Emisi GRK
Dok. PTPN

JAKARTA – Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) menempatkan perhatian utama pada aspek lingkungan dalam setiap kegiatan operasional perkebunan. Komitmen ini merupakan bagian integral dari Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan (TJSL) yang tidak terpisahkan dari masyarakat, alam, dan lingkungan.

Corporate Secretary PTPN III (Persero), Bambang Hartawan, menjelaskan bahwa komitmen tersebut diimplementasikan melalui berbagai cara, termasuk program penanaman pohon yang mengusung tema “Menanam Hari Ini, Menjaga Masa Depan”. Acara ini menjadi penutup rangkaian Rapat Kerja Komunikasi Perusahaan dan TJSL PTPN Group Tahun 2026 yang diselenggarakan di Agrowisata Bogor pada 6 November 2026.

“Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) memiliki target penanaman 1 juta pohon yang akan dilaksanakan di seluruh wilayah kerja PTPN Group di Indonesia secara berkelanjutan dan terencana, seperti yang kita laksanakan hari ini di Jawa Barat wilayah kerja PTPN I Regional 2,” ujar Bambang Hartawan dikutip dari keterangan resmi, Sabtu (7/11/2026).

Agenda penghijauan ini diarahkan untuk mendukung pengelolaan lingkungan jangka panjang. Oleh karena itu, penanaman pohon dianggap sebagai upaya berkesinambungan yang memerlukan perhatian pada kesesuaian jenis tanaman, pemeliharaan, dan pemantauan pertumbuhannya.

Kegiatan ini merupakan bagian dari pelaksanaan pilar lingkungan dalam Roadmap TJSL PTPN Group 2026–2030. Keterlibatan peserta rapat kerja dalam penanaman pohon juga berfungsi sebagai pengingat bahwa hasil pembahasan perlu diterjemahkan menjadi tindakan nyata. Semangat kolaborasi yang dibangun diharapkan berlanjut pada pelaksanaan program di lingkungan kerja masing-masing.

Holding Perkebunan Nusantara melibatkan seluruh Sub Holding dan Anak Perusahaan dalam aksi penanaman pohon ini. Gerakan serupa akan dilakukan dengan penanaman beragam pohon, mulai dari pohon buah hingga pohon berbatang keras yang mampu menyerap karbon dan menjadi habitat satwa. Partisipasi peserta rapat kerja dalam penanaman pohon menjadi pengingat pentingnya menerjemahkan hasil diskusi menjadi aksi konkret.

Semangat kolaborasi yang terbangun dalam forum tersebut diharapkan dapat terus berlanjut dalam pelaksanaan program di setiap unit kerja. Selain itu, penanaman ini juga merupakan upaya penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) untuk mendukung target pengurangan emisi Gas Rumah Kaca (GRK) sebesar 51% pada tahun 2030, sesuai dengan roadmap dekarbonisasi yang telah ditetapkan perusahaan.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *