Cinta Laura Beri Tips Jitu untuk Anak Muda yang Ingin Bangun Startup

Aktris Cinta Laura membagikan kiat sukses bagi generasi muda yang ingin mendirikan startup, menekankan pentingnya pengembangan diri dan kepemimpinan.

Cinta Laura Beri Tips Jitu untuk Anak Muda yang Ingin Bangun Startup
Aktris Cinta Laura Kiehl (kedua dari kiri) dalam sebuah temu media di Jakarta, Sabtu (7/11/2026). (Foto: ANTARA/ Hreeloita Dharma Shanti)

Aktris sekaligus pengusaha muda, Cinta Laura Kiehl, memberikan pandangan dan kiat strategis bagi generasi muda yang bercita-cita menjadi pendiri (founder) maupun pemilik bisnis perusahaan rintisan (startup). Cinta menekankan pentingnya pengembangan kapasitas diri dan penguasaan kepemimpinan sebelum melangkah ke dunia wirausaha.

Pernyataan ini disampaikan oleh pendiri Cinta Laura Foundation saat menghadiri acara temu media di Jakarta pada Sabtu (7/11/2026). Menurut Cinta, calon pengusaha muda harus mampu mengenali potensi dan keunggulan diri sejak dini, terutama dalam membedakan apakah mereka bertipe visioner (visionary) atau pelaksana operasional (operator).

“Jadi bagi anak muda, mau kalian seorang operator atau visionary, pastikan kalian membangun keterampilan yang tepat untuk menjadi pemimpin yang baik (make sure you build the right skills to become a great leader) saat kalian satu hari nanti diberikan kesempatan untuk menjadi seorang founder atau business owner,” ujar Cinta di hadapan awak media.

Cinta menilai kedua peran tersebut memegang proporsi penting yang seimbang. Tidak semua orang memiliki kemampuan eksekusi teknis sekaligus merumuskan visi jangka panjang secara bersamaan. Oleh karena itu, sinergi antara sosok visioner yang merancang ide dan pelaksana operasional yang menjalankan roda bisnis menjadi kunci keberhasilan sebuah startup.

Pentingnya Pengalaman Kerja Lapangan

Untuk memperkuat kemampuan memimpin, Cinta menyarankan agar anak muda tidak terburu-buru mendirikan bisnis tanpa bekal pengalaman yang cukup. Mengambil peran sebagai pekerja atau profesional terlebih dahulu dianggap mampu melatih kemampuan komunikasi, kolaborasi tim, serta pemahaman atas etika di lingkungan kerja profesional.

Cinta kemudian membagikan perjalanan kariernya di industri kreatif yang telah berjalan selama hampir dua dekade. Berbekal pengalaman bekerja sejak usia 12 tahun di bawah bimbingan para manajer, rumah produksi, dan berbagai pemangku kepentingan, ia memetik banyak pelajaran berharga dalam mengelola bisnis dan organisasi.

Kiat Investasi: Jangan Cuma Tebar Modal

Tidak hanya menyoroti kesiapan internal pendiri bisnis, Cinta juga memberikan masukan berharga bagi anak muda yang mulai merambah dunia investasi. Ia mengingatkan agar para investor muda tidak sekadar menempatkan dana dan pasif menunggu hasil.

Seorang investor yang bijak idealnya memahami secara mendalam model bisnis yang didanai serta aktif berkontribusi melalui diskusi, pemberian masukan strategis, dan pengawalan arah pengembangan usaha.

“Salah satu kiat yang bermanfaat adalah terus berupaya mencari aspek yang masih perlu diperkuat dalam sebuah bisnis ketika memutuskan untuk berinvestasi, sehingga kontribusinya tidak hanya berupa pendanaan,” pungkasnya.

Fenomena perkembangan ekosistem startup dan tingginya minat generasi muda Indonesia untuk menjadi wirausahawan semakin dinamis dalam beberapa tahun terakhir. Dorongan inovasi digital dan terbukanya akses pendanaan memicu banyak anak muda menjajal peran sebagai founder di usia relatif muda.

Namun, tantangan keberlanjutan bisnis rintisan masih terbilang tinggi. Kurangnya pengalaman manajemen, ketidaksiapan kepemimpinan, hingga keterbatasan pemahaman operasional sering kali menjadi kendala utama kegagalan startup di fase awal. Masukan dari figur publik yang sukses memadukan karier profesional dan manajemen bisnis seperti Cinta Laura menjadi referensi penting bagi generasi muda dalam membangun fondasi bisnis yang tangguh, terencana, dan berkelanjutan.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *