|

Streaming Radio Suara Landak

Hari Kelima Pencarian, Warga Sajingan Besar yang Hilang di Kebun Belum Ditemukan

Proses pencarian warga yang hilang di Dusun Senipahan, Desa Santaban, Kecamatan Sajingan Besar, Kabupaten Sambas di hari kelima.SUARALANDAK/SK
Sambas (Suara Landak) – Upaya pencarian terhadap Toni (65), warga Kecamatan Sajingan Besar, Kabupaten Sambas, yang dilaporkan hilang usai pergi ke kebun, masih terus dilakukan hingga hari kelima. Di tengah pencarian yang belum membuahkan hasil, pihak keluarga berharap agar korban dapat segera ditemukan dalam keadaan selamat.

Sebelumnya, korban dilaporkan terakhir kali terlihat pada Sabtu (13/12/2025) saat pergi ke kebun. Namun, ketika dilakukan pengecekan beberapa hari kemudian, Toni sudah tidak berada di lokasi tersebut. Laporan kehilangan secara resmi kemudian dibuat pihak keluarga ke Polsek Sajingan Besar pada 28 Desember 2025.

Pada hari kelima Operasi SAR, Senin (5/1/2026), Tim SAR gabungan kembali melanjutkan pencarian sejak pukul 06.00 WIB. Area pencarian difokuskan di sekitar lokasi terakhir korban beraktivitas dengan luas penyisiran mencapai kurang lebih satu kilometer persegi. Wilayah yang disisir meliputi kawasan hutan dan kebun dengan kondisi medan yang cukup sulit dan menantang.

Koordinator Pos SAR Sintete, Zulhijah, menjelaskan bahwa pencarian saat ini difokuskan pada empat titik koordinat utama yang diduga merupakan jalur aktivitas korban sebelum dinyatakan hilang.

“Fokus pencarian kami arahkan pada beberapa titik yang menjadi kemungkinan jalur korban. Apabila korban berhasil ditemukan, tim akan segera melakukan evakuasi ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan medis sebelum diserahkan kepada pihak keluarga,” ujar Zulhijah.

Dalam operasi pencarian ini, berbagai unsur dilibatkan, di antaranya Pos SAR Sintete, Polsek Sajingan Besar, Koramil Sajingan 02, Puskesmas Sajingan Besar, perangkat Desa Santaban, serta masyarakat dan keluarga korban.

Sejumlah peralatan pendukung juga dikerahkan untuk memaksimalkan pencarian, mulai dari drone thermal, kendaraan operasional, alat navigasi dan komunikasi, hingga perlengkapan medis dan evakuasi.

Zulhijah menambahkan, secara umum kondisi cuaca pada hari kelima pencarian terbilang cukup mendukung. Cuaca berawan dengan jarak pandang mencapai 32,8 kilometer memungkinkan tim melakukan penyisiran secara optimal.

“Namun hingga siang hari ini, korban masih belum ditemukan,” pungkasnya.[SK]

Bagikan:
Komentar Anda

Berita Terkini