|

Kunjungan Kerja Komisi V DPRD Provinsi Kalbar, Sekda Landak Laporkan Penanganan COVID-19

Suasana kegiatan Kunjungan Kerja Komisi V DPRD Provinsi Kalbar di Aula Kantor Bupati Landak

Ngabang (Suara Landak) - Bupati Landak  Karolin Margret Natasa yang diwakili oleh Sekda Landak Vinsensius, membuka secara langsung acara kegiatan On The Spot Komisi V DPRD Provinsi Kalimantan Barat dalam rangka Penanganan Pandemi Corona Virus Desiase (COVID-19) di Kabupaten Landak, Jumat (24/7/2020).

Acara ini dilaksanakan di Aula Kantor Bupati Landak dan dihadiri oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Landak, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, serta Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Landak.

Dalam laporan Bupati Landak dr. Karolin Margret Natasa yang disampaikan oleh Sekda Landak Vinsensius, S.Sos,. MMA bahwa di Kabupaten Landak sampai saat ini kasus konfirmasi COVID-19 ada 20 orang dan semuanya sudah dinyatakan sembuh.

"Untuk Kabupaten Landak yang telah dilakukan Rapid Test sebanyak 7.890 orang dengan 678 orang dinyatakan hasil Rapid testnya reaktif, yang dilakukan pemeriksaan PCR berjumlah 786 orang dan 20 dinyatakan konfirmasi dan orang yang dipantau sebagai pelaku perjalanan di Kabupaten Landak berjumlah 12.809," Jelas Vinsensius saat menyampaikan Sambutan Bupati Landak.

Kepada para anggota komisi V DPRD Provinsi Kalbar, Sekda Landak menyampaikan bahwa kegiatan posko gugus tugas percepatan penanganan COVID-19 Kabupaten Landak saat ini masih berjalan.

"Kegiatan yang saat ini masih terus berjalan diantaranya melakukan desinfektan massal, melaksanakan penyelidikan epidemiologi, sosialisasi protokol pemerintah tentang pencegahan dan penularan COVID-19, menerima dan menstribusikan bantuan yang diterima dari pihak donatur, menemukan dan merawat pasien yang diduga terinfeksi COVID-19," terang Vinsensius.

Sekda Landak juga mengatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Landak sudah secara serius melakukan upaya penemuan dan penanganan kasus COVID-19 dengan melakukan pemeriksaan Rapid Test secara massal dan acak kepada kelompok-kelompok beresiko dan tempat-tempat publik, melakukan pengambilan sampel SWAB Nasofaring dan Orofaring untuk dikirim ke laboratorium yang sudah di tunjuk oleh pemerintah untuk pemeriksaanya.

"Keseriusan tersebut juga didukung dengan kebijakan anggaran yang diprioritaskan pada pencegahan dan penanganan COVID-19," Katanya.

Sementara itu, Ketua komisi V DPRD Provinsi Kalbar Edy R. Yacoub mengatakan bahwa kegiatan on the spot komisi V di daerah untuk membahas penanggulangan COVID-19.

"DPRD sangat proaktif dalam melakukan percepatan penanggulangan COVID-19 ini,
Kami ke kabupaten Landak ini untuk membahas penyelesaian masalah COVID-19,  mungkin ada persoalan sehingga kami boleh membantu," kata Edy.

Disampaikan Edy bahwa sesuai fungsinya komisi V pada DPRD Provinsi Kalbar ingin mengetahui dampak sosial akibat pandemi COVID-19.

"Pada komisi V kita ingin mengetahui dampak sosial yang diakibatkan oleh COVID-19 ini, " katanya. (MC/Fik)

Disiarkan di Radio Suara Landak 98 FM
Bagikan:
Komentar Anda

Berita Terkini