PLN Electric Run 2026 yang diselenggarakan pada Minggu, 8 November 2026, di ICE BSD, secara resmi meraih predikat World Athletics Road Race Label 2026 untuk kategori Half Marathon. Ajang lari ini tidak hanya menjadi panggung kompetisi, tetapi juga sarana komitmen PLN dalam mendukung transisi energi dan gaya hidup ramah lingkungan.
Sebanyak 8.000 pelari berpartisipasi dalam tiga kategori yang berbeda: Half Marathon (21 km) diikuti oleh 2.857 peserta, Star Energy Geothermal 10K dengan 2.954 peserta, dan MCI 5K yang diikuti oleh 2.189 peserta. Seluruh peserta memulai perjalanannya sejak dini hari di kawasan BSD.
EVP NPS PT PLN (Persero), Nayusrizal, menyatakan bahwa tema ‘Powering Our Green Future’ diangkat untuk mendekatkan isu energi terbarukan dan pengurangan emisi karbon kepada masyarakat melalui aktivitas berlari. “Kami ingin isu energi terbarukan dan pengurangan emisi karbon terasa dekat dengan masyarakat melalui aktivitas sehari-hari, yaitu berlari,” ujarnya di Jakarta, Minggu (8/11/2026).
Total hadiah podium yang disiapkan PLN untuk ketiga kategori mencapai sekitar Rp1 miliar, ditambah dengan hadiah undian yang akan dibagikan di panggung utama. Sebagai bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), PLN juga menyerahkan unit motor listrik kepada instansi terkait. Keberlanjutan acara ini dibuktikan dengan adanya sertifikat ‘carbon offset’ yang diterima PLN Electric Run 2026.
Nayusrizal menambahkan, pihaknya berharap standar World Athletics dapat turut mengangkat prestasi atletik nasional. EVP Komunikasi Korporat dan TJSL PT PLN (Persero), Gregorius Adi Trianto, menegaskan dukungan korporat terhadap penyelenggaraan acara ini. “Dukungan lintas unit PLN dan para sponsor pendamping memastikan PLN Electric Run berjalan terkoordinasi. Kami ingin ajang ini memberi manfaat bagi masyarakat sekitar BSD sekaligus mendekatkan PLN kepada masyarakat melalui olahraga,” katanya.
Kanal Utama Pendaftaran dan Pengambilan Paket Lomba
Direktur Niaga dan Pemasaran PLN Icon Plus, Joice Lanny Wantania, mengungkapkan bahwa mayoritas dari 8.000 peserta mendaftar melalui aplikasi PLN Mobile. “Kami ingin peserta mendapat pengalaman lari yang nyaman dan berkesan, dan PLN Mobile makin dikenal sebagai bagian dari gaya hidup aktif dan ramah lingkungan,” ujar Joice.
Proses pengambilan paket lomba atau ‘race pack collection’ dilaksanakan pada 6–7 November 2026, mulai pukul 10.00 hingga 20.00 WIB, di lantai dasar Senayan Park. Paket lomba mencakup jersei, nomor BIB, tas jinjing (‘tote bag’), serta produk dari para sponsor. Di area yang sama, terdapat gerai sponsor, area pengecekan BIB, spot foto menarik, dan ‘sustainability showcase’. Peserta diimbau membawa bukti pendaftaran dan kartu identitas.
Standar Teknis dan Kesiapan Lomba
Direktur Lomba (Race Director) PLN Electric Run 2026, Budiman Tri Satria, menjelaskan bahwa standar teknis perlombaan, termasuk rute, telah dipastikan memenuhi persyaratan bersama PB PASI, sehingga kategori Half Marathon layak menyandang World Athletics Road Race Label 2026. “Ajang berlabel World Athletics membuka ruang bagi pelari nasional untuk berkompetisi dengan standar internasional, mencatat performa resmi, dan mendorong regenerasi atlet lari Indonesia,” ujar Satria. Hadiah podium tersedia untuk kategori Open (Half Marathon), National, dan Master.
Melalui kampanye “Break the National Record”, PLN menyiapkan hadiah mobil listrik bagi pelari yang berhasil memecahkan rekor nasional Half Marathon di PLN Electric Run 2026. Atlet elite nasional, Rikki Martin, menyambut baik apresiasi ini. “Jarang ada ajang di Indonesia yang memberi apresiasi sebesar ini untuk pemecahan rekor nasional. Hadiah ini membuat atlet mengejar waktu terbaik, bukan sekadar finis di podium. Hadiahnya mobil listrik, jadi prestasi olahraga dan semangat transisi energi bertemu,” ujar Rikki.
Rute Half Marathon yang melintasi kawasan BSD memiliki kenaikan elevasi maksimal 137 meter, dengan jadwal start pada pukul 04.30 WIB. Kesiapan teknis dan medis menjadi prioritas utama.
Kesiapan Teknis dan Medis
Budiman Tri Satria memaparkan kesiapan teknis lomba. Kategori Half Marathon akan dilepas pada pukul 04.30 WIB, diikuti oleh Star Energy Geothermal 10K pukul 05.10 WIB, dan MCI 5K pukul 05.20 WIB. Peserta Half Marathon memiliki batas waktu 120 menit untuk mencapai kilometer ke-12 (‘cut-off point’) dan 3 jam 30 menit untuk finis (‘cut-off time’). Batas waktu untuk kategori 10K adalah 2 jam, sedangkan kategori 5K adalah 1 jam.
Panitia menyediakan total 15 ‘water station’ yang tersebar di sepanjang rute: 9 di rute Half Marathon, 4 di rute 10K, dan 2 di rute 5K. Selain itu, tersedia 13 ‘medical satellite’, ‘water mist’, ‘sponge station’, ‘fruit station’, serta fasilitas ‘pre-hydration’ di area start. Sebanyak 39 ‘pacer’ akan mendampingi peserta, terdiri atas 10 PLN Runners dan 29 ‘non-PLN runners’.
Dari sisi medis, panitia telah menyiapkan tenda medis utama, alur triase, dan sistem rujukan ke rumah sakit terdekat di kawasan BSD, meliputi Primaya Hospital BSD, Mitra Keluarga BSD, Eka Hospital BSD, Proklamasi BSD Hospital, dan RS Bethsaida. Risiko ‘heat stress’ akan diantisipasi melalui strategi hidrasi dan pemantauan indeks WBGT (‘wet bulb globe temperature’) secara berkala. “Lomba akan dihentikan bila indeks WBGT melampaui 31°C,” tegas Satria.
Penutupan jalan akan diberlakukan mulai Sabtu, 7 November 2026, pukul 23.00 WIB di jalan utama ICE BSD. Pada Minggu, 8 November 2026, penutupan jalan akan dilakukan mulai pukul 03.00 hingga 07.30 WIB di Jalan BSD Grand Boulevard, Jalan Sinarmas Boulevard, dan Jalan Tekno Niaga. Gerbang start dibuka pukul 03.00 WIB. Peserta diimbau datang lebih awal dan mengikuti arahan petugas, sementara masyarakat sekitar diminta memperhatikan informasi penutupan jalan.
Ajang Rendah Sampah
Presiden Direktur MCI Renewables, Julfi Hadi, menyampaikan dukungan MCI sebagai sponsor kategori 5K didasari kesamaan visi dalam bidang energi bersih dan keberlanjutan. Ia mengajak peserta MCI 5K untuk menjadikan lari sebagai langkah awal menuju gaya hidup sehat dan sadar lingkungan. Star Energy, sponsor kategori 10K, mendukung ajang ini karena selaras dengan misinya di bidang energi bersih panas bumi.
Sebagai mitra keberlanjutan, Rekosistem bertugas mengelola sampah di ‘race village’ dan pos air minum, termasuk pemilahannya. Rekosistem mengajak seluruh peserta untuk mendukung ajang rendah sampah ini dan melanjutkan kebiasaan baik tersebut dalam kehidupan sehari-hari.
Komentar