JAKARTA – Perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pekan ini, 2-6 November 2026, diwarnai kerugian signifikan bagi sebagian investor. Sebanyak sepuluh saham tercatat sebagai saham dengan penurunan harga terdalam atau “top losers”, yang membuat investor mengalami kerugian parah.
Penurunan harga saham-saham ini berkisar antara 27% hingga 29% selama periode perdagangan tersebut. Dua di antaranya yang masuk dalam daftar teratas saham penurun adalah PT Berkah Prima Perkasa Tbk (BLUE) dan PT Pioneerindo Gourmet International Tbk (PTSP).
Secara keseluruhan, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami pelemahan tipis sebesar 0,13% pada pekan ini, ditutup pada level 5.050,4. Posisi ini sedikit menurun dibandingkan pekan sebelumnya yang berada di angka 5.057.
Dampak dari penurunan harga saham ini juga terlihat pada kapitalisasi pasar BEI yang terkoreksi Rp 118 triliun. Nilai kapitalisasi pasar turun 1,34% menjadi Rp 8.744 triliun dari pekan sebelumnya yang mencapai Rp 8.862 triliun.
Selain itu, indikator perdagangan lainnya juga menunjukkan tren penurunan. Rata-rata volume transaksi harian turun 3,5% menjadi 31,29 miliar saham. Rata-rata nilai transaksi harian juga mengalami penurunan signifikan sebesar 23% menjadi Rp 11,04 triliun. Frekuensi transaksi harian pun berkurang 16,44%.
Menariknya, di tengah penurunan indikator perdagangan tersebut, investor asing justru mencatatkan pembelian bersih (net buy) sebesar Rp 328,2 miliar pada perdagangan Jumat, 6 November 2026. Namun, secara kumulatif sepanjang tahun 2026, investor asing masih mencatatkan aksi jual bersih (net sell) senilai Rp 98,08 triliun di pasar saham Indonesia.
Saham-Saham Top Losers Pekan Ini
Sepuluh saham yang menyebabkan investor merugi parah dan masuk dalam daftar top losers pekan ini adalah sebagai berikut:
- PT Berkah Prima Perkasa Tbk (BLUE): Harga saham anjlok 29,91%, dari Rp 2.190 menjadi Rp 1.535.
- PT Pioneerindo Gourmet International Tbk (PTSP): Harga saham turun 29,76%, dari Rp 2.520 menjadi Rp 1.770.
- PT Ekamas Mora Republik Tbk (MORA): Harga saham ambrol 29,74%, dari Rp 2.170 menjadi Rp 1.595.
- PT Sinergi Multi Lestarindo Tbk (SMLE): Harga saham terpangkas 29,49%, dari Rp 234 menjadi Rp 165.
- PT Charlie Hospital Semarang Tbk (RSCH): Harga saham jeblok 29,36%, dari Rp 436 menjadi Rp 308.
- PT Bintang Samudera Mandiri Lines Tbk (BSML): Harga saham tergelincir 29,02%, dari Rp 448 menjadi Rp 318.
- PT Sat Nusapersada Tbk (PTSN): Harga saham melemah 28,96%, dari Rp 366 menjadi Rp 260.
- PT BSA Logistics Indonesia Tbk (WBSA): Harga saham turun 28,03%, dari Rp 473 menjadi Rp 344.
- PT Trans Power Marine Tbk (TPMA): Harga saham jatuh 27,78%, dari Rp 360 menjadi Rp 260.
- PT Multi Medika Internasional Tbk (MMIX): Harga saham terpangkas 27,04%, dari Rp 795 menjadi Rp 580.
Komentar