|

Streaming Radio Suara Landak

Warga Toho Ilir Hilang di Sungai Air Mati, Diduga Terpeleset saat Memasang Pancing

Eko Sugianto, warga Desa Toho Ilir, Kecamatan Toho, Kabupaten Mempawah, yang dilaporkan hilang di Sungai Air Mati, Senin (1/12/2025).SUARALANDAK/SK
Mempawah (Suara Landak) – Seorang warga Desa Toho Ilir, Kecamatan Toho, Kabupaten Mempawah, dilaporkan hilang di Sungai Air Mati pada Senin (1/12/2025). Korban bernama Eko Sugianto (41), seorang pekebun yang tinggal di RT 007/RW 002, Desa Toho Ilir.

Informasi hilangnya korban pertama kali diterima Polsek Toho sekitar pukul 07.00 WIB setelah keluarga melapor. Menurut keterangan saksi sekaligus adik kandung korban, Budiyono (39), Eko pamit memasang pancing tajur di Sungai Air Mati pada Minggu (30/11/2025) sekitar pukul 17.00 WIB.

Biasanya Eko langsung pulang setelah memasang pancing. Namun hingga pukul 00.00 WIB, ia tak kunjung kembali. Warga bersama keluarga melakukan pencarian di hutan dan sepanjang aliran sungai, namun tidak menemukan tanda-tanda keberadaan korban.

Budiyono mengungkapkan bahwa ia sempat mendengar suara teriakan korban, “hu… hu… hu…!!”, dari arah sungai. Namun saat ia mencoba mencari sumber suara tersebut, Eko sudah tidak terlihat. Keluarga juga menyampaikan bahwa korban memiliki riwayat penyakit epilepsi yang kerap kambuh.

Kapolres Mempawah AKBP Jonathan David Harianthono melalui Kapolsek Toho Iptu Edi Marwan membenarkan laporan orang hilang tersebut. Ia menyebut korban diduga mengalami kecelakaan saat memasang pancing.

Korban diduga mengalami kecelakaan saat memasang pancing tajur, kemungkinan terpeleset atau penyakit epilepsinya kambuh sehingga jatuh ke sungai,” jelas Kapolsek Toho.

Ia menambahkan, dalam beberapa hari terakhir arus Sungai Air Mati cukup deras akibat tingginya curah hujan, sehingga meningkatkan risiko korban hanyut.

Hingga berita ini diturunkan, personel Polsek Toho yang diback-up Satpol Airud Polres Mempawah, BPBD Mempawah, dan masyarakat setempat masih melakukan pencarian di sepanjang aliran sungai dan area sekitar.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat yang menemukan tanda-tanda keberadaan korban agar segera menghubungi aparat berwenang.[SK]

Bagikan:
Komentar Anda

Berita Terkini