-->
    |

Streaming Radio Suara Landak

Ketua DPRD Landak Hadiri Seminar Naik Dango

      Ketua DPRD Landak Hadiri Seminar Naik            Dango

Ngabang (Suara Landak) - Ketua DPRD Kabupaten Landak dan juga sebagai Ketua DAD Landak menghadiri seminar dalam rangka Naik Dango ke-38 di Kabupaten Landak dengan tema seminar 'Melalui Seni Budaya dan Adat Istiadat Pada Kegiatan Naik Dango ke-38 Tahun 2023 di Kabupaten Landak Kita Jaga dan Tingkatkan Harkat, Martabat, Eksistensi Masyarakat Adat Dayak Dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia'. Selasa, (25/04/2023).

Kegiatan dilaksanakan di Ruang Rapat Utama DPRD Landak. Seminar dibuka oleh Pj Bupati Landak yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Landak Vinsensius, S.Sos., MMA., dihadiri Forkopimda Landak, Anggota DPR RI Dapil 1 Kal-Bar Maria Lestari, S.Pd.,M.Hum, Ketua Komisi A DPRD Landak Cahyatanus, Ketua Komisi C DPRD Landak Margareta, Ketua DAD Kabupaten Landak, Mempawah dan Kubu Raya beserta rombongan, serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya Heri Saman S.H., M.H. menyampaikan bahwa Undang Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 menyebutkan negara mengakui dan menghormati kesatuan kesatuan masyarakat hukum adat beserta hak-hak tradisionalnya. Sehubungan dengan hal tersebut DAD Kabupaten Landak telah mendorong dibuatnya regulasi-regulasi daerah yang berkaitan dengan kebudayaan Dayak oleh Pemerintah Kabupaten Landak dan DPRD Kabupaten Landak

"Naik Dango sebagai Agenda bersama antara DAD Kabupaten Landak, DAD Kabupaten Mempawah dan DAD Kabupaten Kubu Raya merupakan momen yang sangat strategis dalam rangka menghimpun, membahas, dan merumuskan pikiran dan gagasan masyarakat Adat, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda, Tokoh Perempuan dan Kaum Cerdik Cendikiawan Dayak melalui Forum Seminar seperti yang diselenggarakan pada hari ini," ujar Heru Saman.

Heri Saman juga menambahkan sesuai dengan Tema Naik Dango tahun ini yaitu: "Melalui Seni Budaya dan Adat Istiadat Pada Kegiatan Naik Dango Ke-XXXVIII Tahun 2023 di Kabupaten Landak Kita Jaga Dan Tingkatkan Martabat, Eksistensi Masyarakat Adat Dayak Dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia” sehingga materi yang dipandang relevan dan aktual dengan tema tersebut yaitu: Pertama, Filosofi 'Adil ka'talino ba'curamin ka'saruga ba'sengat ka'Jubata. Kedua, Filosofi Tarian Panompo dan ketiga, Amboyo Nimakng Padi.

"Akhirnya saya mengharapkan agar seminar ini dapat menghasilkan pokok-pokok pikiran yang positif dan membangun, yang tertuang dalam rekomendasi dan kemudian dapat dijadikan pedoman bagu masyarakat Adat Dayak dalam bertindak dan berperilaku," ujar Heru Saman.

Anggota DPR RI Dapil 1 Kalimantan Barat Maria Lestari dalam sambutannya, meminta kepada masyarakat adat dayak untuk memanfaatkan lahan hutan untuk ketahanan pangan.

"Saya meminta kepada masyarakat adat dayak kita untuk memanfaatkan lahan hutan untuk ketahanan pangan, fungsikan lahan di daerah khususnya Kabupaten Kubu Raya sebagai hasil pertanian dan perkebunan sehingga dapat menjadi sumber pendapatan dalam peningkatan SDM khususnya masyarakat adat dayak kita. Kami harapkan masyarakat adat kita dapat meningkatkan kualitas hidup dengan menjaga adat istiadat sehinga sumber daya alam kita pun dapat terjaga," ujar Maria Lestari.

Maria Lestari juga berharap masyarakat diharapkan dapat menjadi petani yang berkeinginan menjadi eksportir atau pengusaha sehingga dapat meningkatkan kualitas hidup SDM dan memajukan daerahnya.

"Kami juga mendorong kaum milenial untuk terlibat sehingga dapat menjadi Milenial yang handal dalam mengelola hasil panen SDA dan menciptakan potensi SDM dan mampu bersaing,” Imbuh Maria Lestari.

Maria Lestari juga menyampaikan akan pentingnya kerja sama gotong royong mengucap syukur, melestarikan adat dan budaya serta warisan leluruh nenek moyang kita.

MC Landak
Rilis Dion RSL 
Bagikan:
Komentar Anda

Berita Terkini