|
Streaming Radio Suara Landak

Babinsa Koramil Sengah Temila Sambangi Poktan

Babinsa Koramil Sengah Temila Sambangi Poktan

Sengah Temila ( Suara Landak ) - Sudah berjalan 5 tahun lamanya, alat pertanian (alsintan) dari Kodim 1201/Mempawah diberipinjamkan kepada Poktan-poktan yang ada di wilayah Kabupaten Mempawah dan Landak. Tiba waktunya untuk melakukan pengecekan kondisi alsintan tersebut secara berkala di semester pertama tahun 2022 ini. Kemarin, Babinsa Koramil 120-09/Sengah Temila melakukan pengecekan alsintan di Poktan Dusun Kelawit Desa Keranji Mancal dan di Dusun Ayo Gundaleng Desa Senakin, Kamis (31/03/2022).

Pengecekan rutin wajib dilakukan unsur Koramil yang bertanggung jawab langsung terhadap kondisi atau keadaan Alsintan Kodim 1201/Mempawah. Data penerima alsintan dicek dan diperbarui setiap enam bulan sekali agar tetap valid dan sah.

Danramil Sengah Temila Pelda Budiarto mengatakan, terdapat 17 unit Alsintan yang diberikan kepada Poktan di wilayah Kecamatan Sengah Temila. Ketahanan Pangan yang digulirkan pada tahun 2016 hasil kerjasama TNI AD dengan Kemenrian Pertanian, memberikan pengadaan unit Alsintan untuk para petani di seluruh Indonesia dalam program cetak sawah.

"Di wilayah teritorial Koramil Sengah Temila terdapat 13 unit Handtractor, 3 unit Transplenter dan 1 unit Mesin Pompa Air. Kondisinya rata-rata baik, dua unit Handtractor rusak ringan, namun masih bisa diperbaiki kembali oleh Poktan yang bersangkutan," ucap Pelda Budiarto.

Sementara itu, Babinsa Serda Supianto mengatakan, alsintan Kodim banyak membantu para petani dalam mengolah sawahnya, hingga panen rata-rata mencapai 3 ton/hektar dengan jenis bibit padi varietas unggulan Inpari 32, Inpari 42 dan Mekongga, juga bibit padi lokal jenis Pandan Wangi. Kami harapkan juga ada upaya perawatan dan perbaikan selama pemakaiannya agar alsintan tersebut tetap bekerja secara optimal.

"Koramil Sengah Temila dari awal program cetak sawah, sudah mengawal dan mendata luas sawah, luas tanam sampai hasil panen padi. Agar para petani tetap semangat dalam mengolah sawahnya, karena ketahanan pangan berawal dari Desa yang kuat dan banyak mengolah tanahnya menjadi tanaman pokok seperti padi, jagung, singkong dan kedelai sebagai bahan makanan pokok," tutur Serda Supianto. (1201-09)

Tim Rilis

Bagikan:
Komentar Anda

Berita Terkini