|

Tidak Jauh dari Kota Ngabang, Ini Lokasi Makam Raja Pertama Kerajaan Landak yang Memeluk Islam

Makam Raja Abdul Kajar.
Ngabang (Suara Landak) - Berada di Desa Munggu Kecamatan Ngabang, makam raja Kerajaan Landak yang memeluk agama Islam, Raja Abdul Kahar (Raden Ismahayana) yang bergelar Raja Dipati Karang Tanjung Tua menjadi bukti sejarah telah berdirinya sebuah kerajaan di Kabupaten Landak.


Untuk mengunjungi situs bersejarah ini dapat ditempuh menggunakan kendaraan roda dua maupun empat sekitar kurang lebih 30 menit dari Kota Ngabang menuju Desa Munggu. Setelah berada di Desa Munggu, pengunjung akan dipandu oleh juru kunci Makam Raja Abdul Kahar, Muhajirin menggunakan sampan meneyeberangi Sungai Landak menuju lokasi makam.


Menurut Muhajirin, Raja Abdul Kahar adalah anak dari Sang Nata Pulang Pali VII dan Dara Itam ini merupakan raja Kerajaan Landak pertama yang memeluk agama Islam.


"Sedangkan sejarah ini, dia (Raja Abdul Kahar) adalah pendiri Kerajaan Landak yang pertama, malah raja pertama yang membawa agama Islam," ujar Muhajirin, Selasa (11/8/2020).


Menurut Muhajirin selaku Juru Kunci Makam sejak tahun 1991 ini mengatakan tidak jauh dari makam Abdul Kahar pernah berdiri sebuah keraton yang berada di pertemuan Sungai Banyuke dan Sungai Landak yang dibuktikan dengan peninggalan dua buah meriam.


Meriam tersebut tambah Muhajirin merupakan pemberian dari Kerajaan Sukadana yang berada di Kabupaten Ketapang.


"Meriam yang berada di situ bukan asli milik Kerajaan Landak tetapi meriam itu adalah milik Kerajaan Sukadana Ketapang untuk memberikan tanda perdamaian dengan Kerajaan Landak," ungkap Muhajirin yang merupakan generasi ke-2 sebagai Juru Kunci Makam Raja Abdul Kahar. (Fik/Diko)


Disiarkan di Radio Suara Landak 98 FM

Bagikan:
Komentar Anda

Berita Terkini