|

STKIP Pamane Talino Polisikan Unggahan Fake Akun Medsos yang Mengandung Unsur SARA

Pihak STKIP Pamane Talino melaporkan fake akun yang mengunggah postingan berunsur sara dan menggunakan nama mirip dengan dosen STKIP Pamane Talino

Ngabang (Suara Kalbar) - Sekjen STKIP Pamane Talino, Trio Kurniawan mendapatkan laporan berupa screen shoot adanya salah satu akun media sosial yang namanya mirip dengan dosen STKIP. Fake akun media sosial tersebut mengunggah sebuah postingan yang mengandung unsur SARA, Selasa (23/6/2020).

Atas laporan tersebut, Trio Kurniawan melakukan konfirmasi dengan dosen yang bersangkutan dan mengklarifikasi bahwa akun media sosial tersebut bukanlah milik Kunto Nurcahyoko salah satu dosen STKIP Pamane Talino.

"Tadi pagi saya mendapatkan kiriman berupa screen shoot sebuah status di media sosial yang mengandung unsur SARA. Setelah saya konfirmasi dengan Kunto melalui via telpon, Kunto menyatakan itu bukan dia," tegasnya.

Kunto Nurcahayoko merupakan dosen prodi Bahasa Inggris di STKIP Pamane Talino yang mengajar di Harvard University, Amerika Serikat sejak tahun 2019 dan telah selesai pada bulan lalu. Berdasarkan informasi yang diperoleh, Kunto Nurcahyoko saat ini tidak berada di Kalimantan Barat.

Trio Kurniawan menjelaskan bahwa pelaku tidak membobol akun Kunto, tetapi pelaku membuat akun baru yang namanya mirip dengan dosen yang bersangkutan.

"Ada perbedaan, namanyakan Kunto Nurcahyoko, pada akun tersebut namanya Kunto Nurcahoyoko," jelasnya.

Dengan adanya postingan pada media sosial tersebut, pihak STKIP Pamane Talino kemudian mengambil tindakan untuk melaporkan fake akun tersebut kepada pihak Kepolisian, karena di dalam unggahannya selain mengandung unsur provokasi dan unsur sara, tetapi turut mencantumkan nama STKIP Pamane Talino.

"Hari ini kami telah membuat laporan Kepolisian, dan pihak Kepolisian akan menyelidiki siapa pelakunya,"ungkapnya.

Bahkan, Trio Kurniawan mengatakn sudah melaporkan kasus ini dengan Dewan Adat Dayak (DAD) Provinsi Kalimantan Barat. Selain itu, pihak STKIP Pamane Talino juga berencana akan melaporkan postingan fake akun ini dengan DAD Kabupaten Landak.

Ketua STKIP Pamane Talino, Albert Rufinus sangat menyayangkan adanya postingan yang berunsur SARA dengan menggunakan nama akun yang anonim dengan dosen STKIP Pamane Talino.

"Kita telah melakukan saringan dengan pihak Kepolisiaan, semoga ada titik terang terkait hal itu," pungkasnya.

Dihubungi melalui via Whatsapp, Kunto Nurcahyoko sudah melakukan konfirmasi dengan pihak STKIP Pamane Talino.

“Sekarang sudah diurus STKIP Pamane Talino dan Kepolisian. Institusi juga sudah melakukan kontak dengan Dewan Adat Dayak Kabupaten Landak mengenai hal ini. Semoga tidak ada pihak yang terprovokasi karena postingan tidak bertanggung jawab ini,”pungkasnya. (Fik/Diko)

Disiarkan di Radio Suara Landak 98 FM
Bagikan:
Komentar Anda

Berita Terkini