|
Streaming Radio Suara Landak

Bertahan Hidup Ala Guru Honorer Bergaji Rp200 Ribu, Netizen Serasa Ditampar

Yan Budi Nugroho bagikan cara bertahan hidup ala guru honorer. [@yanbudi18 / twitter]

Yogyakarta (Suara Landak) - Bukan hanya sekadar legenda atau dogeng, kisah getir yang harus dilakoni para guru honorer memang nyata ada. Salah satunya seperti yang dibagikan oleh akun Yan Budi Nugroho.

Jamak diketahui menyandang status sebagai guru honorer tidaklah mudah. Disamping berjuang untuk mencerdaskan kehidupan bangsa, tak sedikit di antaranya yang juga harus berjuang untuk menghadapi getirnya dunia.

Dengan gaji yang serba pas-pasan mereka dituntut untuk tetap profesional menjalankan profesinya.

Kisah getir yang harus dihadapi para guru honorer tersebut seperti yang diungkap oleh akun Yan Budi Nugroho. Pria yang diketahui merupakan guru honorer di SDN Tridadi, Kecamatan Loano, Purworejo tersebut membedah upahnya yang dibagi untuk berbagai keperluan selama sebulan.

"Bertahan hidup ala guru honorer dengan uang 200k selama sebulan + nabung nikah. Caraku menyikapi upah yang didapat dari hasil kerja keras mengajar. Tujuannya bukan apa-apa hanya cerita saja. Semoga manajemen hemat ini bisa diterapkan oleh yang berpenghasilan lebih tinggi," kicaunya disertai foto catatan rekap pengeluarannya selama sebulan.

Ia menuliskan dalam utasannya, bahwa dengan upahnya yang tak seberapa, dirinya harus ekstra hati-hati dalam penggunaannya. Yan merinci dari upah Rp200 ribu per bulan digunakan untuk memberi uang belanja ibu, ngajak pacar makan, reward untuk anak murid, jajan, bensin selama satu bulan serta tabungan nikah.

"Untuk belanja ibu, intinya abis dapat upah langsung kasih ibu 20k buat beli bumbu dapur. Kemudian buat pacar maksimal anggaran 50k, yaah lumayanlah bisa makan bakso. Minumnya es teh manis buat doi, aku es teh tawar aja. Terakhir harus disisain 20k buat nikah. Walaupun hasilnya tetep ga banyak tapi paling ga ada duit kalau misalnya ngebet nikah udah bisa ke KAU," lanjutnya.

Lebih jauh ia mengajak seluruh guru honorer untuk tak berputus asa dan mencari cara lain yang halal untuk tambahan rezeki.

"Lewat karya atau jualan yang jelas keterbatasan ini tidak menjadi sebuah halangan tetapi sebuah motivasi yang harus tetap terjaga dan tinggi," katanya.

Unggahan itupun mencuri perhatian netizen. Tak sedikit yang menaruh simpati atas cara bertahan hidup ala guru honorer yang dibagikan Yon.

"Terima kasih pak, jadi tau makna terdalam dari bersyukur," kata @manusialestari.

"Guru saya juga ada yang curhat, bahwa penghasilannya hanya 300k/bulan. Awalnya saya ga percaya masa seorang guru mau digaji segitu ya mendingan cari pekerjaan lain yang uangnya lebih besar dalam pikiran saya. Setelah dia jelaskan akhirnya saya yakin karena uang bukan tujuan dia untuk mengajar," ungkap @FathSurya.

"Salut sukses selalu pak Guru," kata @apepau.

"Subhanallah semoga pak guru tetap sehat tetap dicintai siswa siswinya tetap semangat secara pribadi jika Allah mengizinkan kita bisa bertemu," kicau @risya_ei.

"Pak Guru saya malu sekali. Seharusnya saya lebih bersyukur akan keadaan saya. Terima kasih dengan tanpa sadar mengingatkan saya dengan tweet ini. Semoga pak guru selalu ada rezeki lebih," tukas @hariyangsuram.

Sumber (Suara.com)
Bagikan:
Komentar Anda

Berita Terkini