|

Jaga Kesehatan Jantung dengan Konsumsi Buah & Sayuran selama 8 Minggu

ABuah dan sayuran. (shutterstock)

Jakarta (Suara Landak) - Sebuah studi baru telah melihat hubungan antara kesehatan jantung dengan tiga jenis diet atau pola makan, yaitu diet DASH, diet kaya buah dan sayuran yang berbeda dan diet khas Amerika.

Penelitian yang terbit dalam Annals of Internal Medicine menambahkan bukti bahwa pola makan yang kaya buah dan sayuran dapat membantu melindungi kesehatan jantung.

Analisis ini mengacu pada data dari percobaan Dietary Approaches to Stop Hypertension (DASH), yang menilai efek pola makan yang dirancang khusus untuk penderita hipertensi dengan jenis pola makan lainnya.

Jumlah total peserta dalam analisis ini adalah 326, dan masing-masing telah mengikuti satu dari tiga pola makan yang disebutkan di atas untuk jangka waktu 8 minggu.

Para peneliti menilai tingkat tiga biomarker yang terkait dengan kesehatan jantung dalam sampel serum, komponen darah, yang dikumpulkan dari para peserta.

Biomarker serum yang dinilai oleh tim adalah troponin jantung sensivitas tinggi , N-peptida natriuretik pteride pro-tipe-B, dan protein C-reaktif sensivitas tinggi.

Troponin membantu mengatur kontraksi otot jantung. Kadar troponin yang terlalu tinggi ini dapat mengindikasikan kerusakan jantung.

Kadar protein C-reaktif yang tinggi dalam aliran darah dapat mengindikasikan peradangan, sementara kadar peptida natriuretik pro-B yang sangat tinggi merupakan penanda gagal jantung.

Setelah menilai sampel serum yang diambil sebelum dan setelah penelitian selama 8 minggu, tim menemukan orang yang mengikuti diet DASH atau diet kaya buah dan sayuran secara konsisten memiliki dua biomarker yang secara signifikan lebih rendah, dibandingkan rekan-rekan mereka yang telah mengikuti diet khas Amerika.

Ini, kata para peneliti, menunjukkan kesehatan jantung yang lebih baik pada kelompok itu.

Meskipun tidak jelas aspek DASH dan pola makan kaya nabati lainnya yang mungkin bermanfaat bagi kesehatan jantung, para penulis penelitian memiliki hipotesis.

"Studi kami menunjukkan pola makan seperti DASH dan pola makan kaya buah-buahan serta sayuran, mungkin menjadi faktor penyebabnya," kata penulis, dikutip dari Medical News Today.

"Peneliti lebih lanjut diperlukan untuk mengonfirmasi apakah diet yang sama dapat meningkatkan fungsi jantung pada orang dewasa dengan gagal jantung," tandasnya.

Sumber (Suara.com)
Bagikan:
Komentar Anda

Berita Terkini