|

58 Tenaga Medis di Puskesmas Pessel Sumatera Dikarantina, Terpapar Corona

Ilustrasi isolasi atau karantina COVID-19 - (Pixabay/Alexey_Hulsov)

Sumatra Barat (Suara Landak) - Sebanyak 58 orang tenaga medis dari Puskesmas Kecamatan Koto XI Tarusan, Kabupaten Pesisir Pessel,Sumatera Barat, terpaksa dikarantina.

Pasalnya, puluhan tenaga medis tersebut diduga telah terpapar virus corona covid-19.

Seperti diberitakan Covesia.com--jaringanSuara.com, mereka diduga terpapar dari transmisi lokal virus corona di puskesmas tersebut.

Kabag Humas dan Protokoler Setda Pesisir Selatan, selaku juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19, menyampaikan, 58 orang tenaga medis itu sudah dikarantina ke Rusunawa Painan.

Rusunawa Painan dijadikan tempat isolasi penanganan dan pengobatan pencegahan Covid-19 di Pessel.

"Dari 58 orang itu, sebanyak 51 orang sudah masuk karantina sore ini. Tinggal 7 orang lagi," ungkapnya kepada Covesia.com.

Ia menjelaskan, 7 orang yang belum masuk karantina ke Rusunawa Painan akan tetap ditunggu.

Kalau tidak juga datang, kata Rinaldi, maka akan dijemput oleh petugas ke rumahnya masing-masing.

"Kendaraan kami sediakan. Ada juga yang masuk dan datang secara pribadi," jelasnya.

Menurutnya, langkah cepat untuk mengarantina 58 orang itu dilakukan, guna mengantisipasi penyebaran bahaya Covid-19.

Sebab, ini adalah salah satu bentuk memutus mata rantai penyebaran dan penularan Covid-19 ke yang lainnya.

Ia menambahkan, dalam masa karantina 58 orang itu akan dilakukan tes swab, guna memastikan mereka terinfeksi Covid-19 atau bukan.

"Sampai saat ini, sebanyak 33 orang yang dikarantina, sudah diambil hasil swabnya. Kita targetkan, besok sudah selesai semuanya," ujarnya.

Kendati demikian, katanya, jika hasil swab mereka dinyatakan positif Covid-19. Maka akan dikirim ke rumah sakit. Jika tidak, akan dipulangkan kembali, sebutnya.

"Kami tunggu hasil swabnya. Jika, ada positif Covid-19 akan segera diisolasi dan dirawat di rumah sakit."

Sumber (Suara.com)
Bagikan:
Komentar Anda

Berita Terkini