|

Panen Padi Bersama, Bupati Landak Minta Petani Harus Lakukan Pertanian Modern

Bupati Landak sedang memanen padi di Desa Tempoak, Kecamatan Menjalin, Kabupaten Landak

Menjalin (Suara Landak) – Bupati Landak Karolin Margret Natasa melaksanakan panen padi bersama kelompok Tani Suka Maju II di Desa Tempoak, Kecamatan Menjalin, Kabupaten Landak pada Selasa (25/02/2020) pagi. Kegiatan ini juga dihadiri Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Landak, Kapolsek Menjalin, Danramil Menjalin, Sekretaris Camat Menjalin, Kepala Desa, para tokoh adat dan agama serta para petani dan masyarakat.

Dalam sambutan Bupati Landak Karolin Margret Natasa saat temu lapangan bersama petani dan masyarakat menyampaikan agar terus berupaya untuk meningkatkan kualitas produk hasil pertanian, karena sumber pencaharian masyarakat adalah pertanian.

“Kita ini di Kabupaten Landak memang hidup bertani. Oleh karena itu, pemerintah Kabupaten Landak akan terus berupaya semaksimal mungkin untuk memberikan dukungan di bidang pertanian termasuk yang ada di desa Tempoak,” ucap Karolin.

Di samping itu, Karolin mengatakan dalam mendukung program pertanian tahun ini pemerintah Kabupaten Landak mengadakan pembangunan irigasi. Dalam hal ini Karolin berharap agar program yang telah direncanakan tersebut bisa digunakan dengan sebaik-baiknya dalam proses jangka waktu yang lama.

“Tahun ini, pemerintah Kabupaten Landak akan mengadakan program pembangunan irigasi dalam mendukung program pertanian melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU). Oleh karena itu, saya minta dalam pembangunan ini untuk dijaga, sehingga bisa digunakan dengan sebaik-baiknya di masa-masa yang akan datang,” jelas Karolin.


Bupati Landak Karolin Margret Natasa saat temu lapangan bersama petani dan masyarakat 

Selain itu, Karolin juga menyampaikan usulan berkaitan dengan pupuk subsidi Pemerintah Kabupaten Landak yang telah diupayakan ke pemerintah pusat agar segera direalisasikan sesuai harapan masyarakat.

“Terkait pupuk yang Bapak dan Ibu usulkan, kami sudah mengupayakan usulan ke pemerintah pusat. Seperti permintaan untuk pupuk urea saja 1482 ton, tapi yang disetujui hanya 336 ton jadi cuma seperempat dari yang kami usulkan. Oleh karena itu, saya mendorong agar di setiap desa membuat pupuk organik dan dilakukan dengan sebaiknya-baiknya sehingga kita lebih mandiri,” pungkas Karolin.

Bupati Landak juga mengajak seluruh para petani yang ada di Kabupaten Landak dapat mengupayakan teknologi dengan baik serta menambah pengetahuan dalam hal bertani.

“Marilah kita menjadi petani yang cerdas dan sungguh-sungguh melaksanakan kegiatan ekonomi ini dengan baik, sehingga kita semua bisa mendapatkan hasil yang maksimal dengan menjadi petani yang modern,” tutup Karolin.

Dalam kesempatan ini Bupati Landak juga memberikan power thesher kepada kelompok tani di Desa Tempoak. (MC/Fik)

Disiarkan di Radio Suara Landak 98 FM
Bagikan:
Komentar Anda

Berita Terkini