JAKARTA – Partai Golkar menyatakan komitmennya untuk memberikan dukungan penuh kepada pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Penegasan ini disampaikan langsung oleh Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, yang menekankan bahwa dukungan tersebut bukan sekadar retorika politik, melainkan wujud keterlibatan aktif dalam menyukseskan berbagai program prioritas pemerintah.
Keputusan untuk mendukung pemerintahan Prabowo telah ditetapkan melalui Musyawarah Nasional (Munas) dan Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Partai Golkar. Oleh karena itu, seluruh kader diinstruksikan untuk berada di garda terdepan dalam mengawal dan memastikan keberhasilan program-program pemerintah.
“Dan yang kedua adalah mendukung pemerintahan yang ada sekarang di bawah pimpinan Presiden Prabowo Subianto. Dan kita mendukung bukan mendukung hanya di pidato, kita harus mendukung secara totalitas, ada pada garda terdepan untuk menyukseskan program-programnya. Ini sudah kita putuskan di Munas dan Rapimnas,” ujar Bahlil dalam acara pelantikan DPD I Partai Golkar Maluku di Ambon, Sabtu (7/11/2026), yang disiarkan melalui kanal YouTube Kabar Golkar.
Dukungan Partai Golkar mencakup program-program pemerintah yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, seperti program Makan Bergizi Gratis (MBG), penguatan ketahanan pangan, dan pengembangan desa nelayan. Mengenai MBG, Bahlil mengakui program tersebut sangat baik meski masih terdapat beberapa kekurangan yang perlu disempurnakan. Golkar siap memberikan masukan konstruktif untuk mengoptimalkan pelaksanaannya.
“Program MBG ini program yang bagus. Bahwa ada kekurangannya, itu yang tugas kita untuk kita kasih masukan untuk kita lakukan perbaikan,” jelas Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) tersebut.
Lebih lanjut, Bahlil menegaskan dukungan Golkar terhadap upaya pemerataan akses listrik di seluruh wilayah Indonesia, khususnya daerah yang belum terjangkau jaringan listrik. Ia menargetkan seluruh desa di Maluku dapat menikmati akses listrik pada periode 2029–2030. Saat ini, tercatat masih ada sekitar 11.000 desa di Indonesia yang belum teraliri listrik, dan Kementerian ESDM terus berupaya memperluas akses energi bagi masyarakat.
Garda Terdepan dalam Pembangunan
Bahlil juga menyoroti pentingnya pengembangan hilirisasi di Maluku, termasuk industri pengolahan pala di Waai dan rencana pengembangan hilirisasi sagu di Seram Bagian Timur. Pemerintah juga mendorong percepatan pengembangan Blok Masela, proyek senilai US$ 23 miliar yang telah tertunda selama 28 tahun. Proyek ini diharapkan memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi masyarakat Maluku melalui pembangunan industri hilir dan penciptaan lapangan kerja.
“Golkar akan selalu garda terdepan bersama-sama dengan pemerintah. Tidak akan mungkin Golkar sebagai partai yang dalam sejarah panjangnya sudah sangat berpengalaman itu kemudian tidak memberikan kontribusi positifnya secara maksimal,” tegas Bahlil.
Partai Golkar juga memberikan dukungan terhadap kebijakan pemerintah dalam menjaga daya beli masyarakat, termasuk keputusan mempertahankan harga BBM bersubsidi hingga 31 Desember 2026 di tengah fluktuasi harga minyak dunia. Bahlil menyatakan bahwa dukungan terhadap pemerintahan Prabowo akan terus menjadi bagian dari sikap politik Golkar.
Ia bahkan membuka peluang untuk memperkuat kerja sama politik melalui pembentukan koalisi permanen guna mendukung agenda pembangunan nasional. “Kita bisa mendorong koalisi permanen untuk bersama-sama dengan Presiden Prabowo dalam membangun dan berkarya untuk mewujudkan masyarakat adil dan makmur di bumi Nusantara,” pungkasnya.
Komentar