|

Cegah Penyakit, DAD Ngabang Selenggarakan Ritual Adat Balala

Ritual adat Dayak

Ngabang (Suara Landak) – Dewan Adat Dayak (DAD) Kecamayan Ngabang menyelenggarakan prosesi ritual adat Balala Bapantang Batamakng yang bertujuan untuk menghindari merebaknya wabah penyakit di Tugu Soekarno, Ngabang, Minggu (22/3/2020).

“Persiapan pelaksanaan posesi adat sudah disiapkan sejak pukul 10.00 WIB. Setelah ritual dilakukan di Ngabang, maka akan dilakukan pula ritual suaulan di 11 Binua Ketemanggungan yang ada di kecamatan Ngabang,” ujar Ketua DAD kecamatan Ngabang, Yohanes.

Menurutnya warga Ngabang diimbau setelah dilakukannya posesi adat ini tidak diperbolehkan untuk keluar rumah selama 12 jam pada hari Senin (23/2/2020).

"Khusus daerah Ngabang, masyarakat dilarang untuk keluar dari rumah mulai pukul 05.00-17.00 WIB pada tanggal 23 Maret 2020," kata Yohanes.

Dia menjelaskan, anggota Kepolisian, tenaga medis, Tim Gugus Tugas Covid-19, TNI, BPBD, Satpol PP dan pihak Bank mendapatkan pengecualian, sehingga mereka tetap bisa beraktifitas melaksanakan tugasnya.

Bupati Landak Karolin Margret Natasa turut hadir dalam kegiatan posesi adat ini. Dia mengatakan bahwa posesi tersebut memang sudah biasa dilaksanakan oleh suku dayak.

Karolin Margret Natasa juga sempat mensosialisasikan sosial distancing  yaitu menjaga jarak ketika bertemu dengan orang lain sesuai anjuran pemerintah untuk mencegah penularan Covid-19.

"Besok saya juga tidak akan keluar rumah untuk mengikuti adat bepantang belala ini, dan semoga doa kita dikabulkan oleh Tuhan Yang Maha Esa," katanya. (Fik/Hendra)

Disiarkan di Radio Suara Landak 98 FM
Bagikan:
Komentar Anda

Berita Terkini