|

23 ODP di Landak Masih dalam Pengawasan Tenaga Kesehatan

Ilustrasi Covid-19 [Sumber foto: Net]

Ngabang (Suara Landak) - Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Landak, Subanri mengatakan dari 74 ODP di Kabupaten Landak, 51 diantaranya telah selesai waktu pemantauan selama 14 hari. Sedangkan 23 ODP lainnya masih dalam pemantauan dari tenaga kesehatan.

"51 ODP sudah sehat, sudah melalui proses pemantauan dan tidak menimbulkan gejala-gejala yang mengarah kepada Covid," katanya saat menjabarkan data terkini dari Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Landak terkait warga yang berstatus ODP secara akumulasi berjumlah 74 orang yang tersebar pada beberapa Kecamatan, Rabu (25/3/2020).

Subanri mengungkapkan,  23 ODP dalam masa pemantauan tersebut merupakan warga yang baru datang dari daerah yang terpapar Covid-19. Pihak puskesmas setempat akan melakukan pengawasan 2 hari sekali terhadap mereka.

"Tetapi tidak menutup kemungkin apabila terdapat gejala Covid, maka frekuensinya akan kita tambah menjadi 1 hari sekali," jelasnya.

Dia menyebut, ODP tersebut masih dalam keadaan sehat selama melakukan isolasi secara mandiri. Dari 23 ODP, 6 diantaranya merupakan warga yang berstatus ODP baru dan berasal dari luar daerah.

Subanri mengimbau masyarakat untuk mematuhi imbauan dan peraturan yang ditetapkan dari pemerintah seperti social distancing dan physical distancing untuk mencegah tertularnya Covid-19.

"Sekarang ditambah physical distancing. Dengan fisik kita jaga, itu sudah sesuai dengan protokol yang diatur oleh Dinas Kesehatan," tutupnya. (Fik/Dina)

Disiarkan di Radio Suara Landak 98 FM

Bagikan:
Komentar Anda

Berita Terkini