|

Streaming Radio Suara Landak

BPBD evaluasi korban banjir di Landak

Pengungsi banjir di Ngabang
Ngabang (Suara Landak)- Banjir kiriman yang menggenangi wilayah Kecamatan Ngabang, Kabupaten Landak sejak Jum'at (15/2/19) hingga Sabtu (16/2/19) terus naik dan menggenangi sejumlah rumah warga di sekitar Desa Raja, Desa Hilir Tengah dan Desa Hilir Kantor Kecamatan Ngabang, Kabupaten Landak. Hal ini diakibatkan curah hujan yang tinggi sejak kamis malam hingga hari sabtu membuat Sungai Landak dan Sungai Dait meluap yang mengakibatkan genangan air di pemukiman warga.

Pemerintah Kabupaten Landak melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Landak melakukan evakuasi kepada masyarakat yang terkena banjir untuk dibawa ke posko pengungsian untuk sejak Jum’at malam ke Komando Rayon Militer (Koramil) 11/Ngabang.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Landak Banda Kolaga mengatakan hingga Sabtu pagi BPBD bersama Kecamatan Ngabang, Kepolisian dan TNI terus melakukan evakuasi warga yang terkena dampak banjir ke Koramil 11/Ngabang dan memberikan bantuan sembako serta pelayanan kesehatan.

“Kami bersama pihak Kecamatan Ngabang, kepolisian dan TNI sudah melakukan evakuasi ke Posko pengungsian  di Koramil 11/Ngabang dengan total 53 orang terdiri dari 15 Laki-laki, 15 Perempuan, 20 Anak-anak dan 3 bayi dengan jumlah KK mencapai 16 KK. Ini kita lakukan sesuai dengan perintah dan arahan Bupati Landak dalam menangani masyarakat yang terkena banjir untuk segera di evakuasi,” ucap Banda.

Berdasarkan pantauan dari BPBD Kabupaten Landak ada beberapa Kecamatan di Kabupaten Landak yang terkena banjir yaitu Kecamatan Air Besar, Kecamatan Kuala Behe, dan Kecamatan Ngabang dengan status siaga 1 di Kabupaten Landak.

“Berdasarkan pemetaan sementara wilayah yang berdampak banjir ada di 3 kecamatan yakni Kecamatan Air Besar, Kecamatan Kuala Behe dan Kecamatan Ngabang dengan status siaga satu melihat kondisi cuaca yang kemungkinan akan kembali hujan di Kabupaten Landak. Saya himbau kepada masyarakat untuk melakukan evakuasi jika rumahnya terendam oleh banjir,” tutup Banda.

Penulis: Tim Liputan
Editor: Kun
Bagikan:
Komentar Anda

Berita Terkini