Pontianak (Suara Landak) – Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, resmi melantik jajaran Dewan Pengawas (Dewas) Perusahaan Umum Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Khatulistiwa periode 2025–2029. Prosesi pelantikan berlangsung di Aula PDAM Tirta Khatulistiwa, Jumat (3/10/2025).
Pelantikan Dewan Pengawas PDAM Tirta Khatulistiwa untuk Periode 2025-2029 .SUARALANDAK/SK
Tiga Dewan Pengawas yang diambil sumpahnya yaitu Amirullah sebagai Ketua merangkap anggota, serta dua anggota, Deni Nuliadi dan Mohamad.
Dalam arahannya, Edi menekankan pentingnya peningkatan kualitas pelayanan PDAM, terutama dalam pemerataan akses air bersih dan pengurangan tingkat kebocoran air.
“Tugas dan fungsi dewas adalah jembatan antara jajaran direksi dengan pemerintah kota. Mereka ikut mengawasi dan memonitor proses kerja direksi, baik dari sisi anggaran maupun pelayanan di lapangan. Semua itu berkaitan dengan pelayanan air bersih yang diharapkan bisa semakin bersinergi untuk meningkatkan kualitas pelayanan,” jelas Edi.
Edi juga menitipkan pesan khusus agar dewan pengawas senantiasa berkomitmen, menjaga integritas, dan memastikan PDAM Tirta Khatulistiwa tetap menjadi perusahaan daerah yang dicintai masyarakat Pontianak.
“Target kita pertama adalah menurunkan angka kebocoran dan kehilangan air, serta merapikan manajemen,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Seleksi sekaligus Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pontianak, Amirullah, menuturkan bahwa proses seleksi Dewas dilakukan secara profesional, transparan, dan berintegritas. Ia menekankan Dewan Pengawas harus mampu mengawal target besar PDAM hingga 2029.
“Target kita adalah menurunkan kebocoran di bawah 25 persen sampai tahun 2029. Selain itu, kita juga mendorong perluasan cakupan layanan berupa pemasangan sambungan baru agar masyarakat bisa lebih luas menikmati air bersih dari PDAM,” ungkap Amirullah.
Pelantikan ini menjadi momentum penting bagi PDAM Tirta Khatulistiwa untuk memperkuat tata kelola sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan air bersih bagi warga Kota Pontianak.[SK]