-->
    |

Streaming Radio Suara Landak

Polres Landak Gelar Doa Bersama Untuk Korban Tragedi Di Stadion Kanjuruhan Malang

Polres Landak Gelar Doa Bersama Untuk Korban Tragedi Di Stadion Kanjuruhan Malang

Ngabang (Suara Landak) - Jajaran Kepolisian Resor Landak Polda Kalimantan Barat menggelar doa bersama untuk para korban tragedi di Stadion Sepak Bola Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur. Sesi doa bersama untuk para korban meninggal dunia dan korban luka-luka dalam tragedi tersebut. Kegiatan doa bersama dipimpin oleh tiga Rohaniawan yaitu Pdt. Krendo Wahono S.Th dengan Pdt. Sihombing S.Th serta Ustad Sholeh Iskandar, yang didampingi Kapolres Landak AKBP Stevy Frits Pattiasina, SIK,SH,MH, bersama Pju Polres landak serta seluruh Anggota Polres Landak pada Rabu 05 Oktober 2022, Pukul 19.00 WIB.

Kegiatan doa bersama yang digelar di Gereja Katolik St. Ignasius Loyola Polres Landak serta umat muslim dilaksanakan di Masjid Nur Aman Polres Landak turut juga dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Landak Heri Saman,SH,MH, anggota DPDR Cahya Tanus, SH, anggota DPRD Margareta,SKM tokoh pemuda serta toko masyarakat.

Kapolres Landak AKBP Stevy Frits Pattiasina, SIK,SH,MH dalam kesempatannya menyebutkan bahwa kegiatan doa bersama ini merupakan wujud empati atas tragedi kemanusiaan yang menimpa para suporter dan petugas yang meninggal dunia dalam peristiwa di Stadion Kanjuruhan Malang yang terjadi pada hari sabtu 01Oktober 2022 kemarin.

"Barusan kita lakukan doa lintas agama bersama bukan hanya di Polres namun juga secara serentak di Polsek jajaran sebagai bentuk rasa empati kepada suporter Aremania yang menjadi korban, termasuk dua anggota Polri yang melakukan pengamanan. Semoga arwah para korban diterima di sisi Allah SWT dan diampuni segala dosanya,” ungkap AKBP Stevy.

Kapolres berharap keluarga korban yang ditinggalkan dapat diberikan ketabahan dan tragedi memilukan seperti ini tidak terjadi lagi. Adapun peristiwa kerusuhan terjadi di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, terjadi seusai laga derbi antara Arema FC vz Persebaya pada Sabtu (01/10/2022). 

Tragedi yang terjadi ini menyebabkan seratusan suporter Aremania tewas. Selain itu, dua anggota Polri yang melakukan pengamanan juga tewas dalam kejadian itu. Semoga Kejadian seperti ini tidak terulang kembali di masa yang akan datang dan acara selanjutnya ditutup dengan foto bersama.

805tm / Dion RSL


Bagikan:
Komentar Anda

Berita Terkini