|

Bupati Landak Ajak Petani Bentuk Penangkaran Benih Padi

Karolin memberikan kata sambutan saat melakukan kunjungan kerja di Kecamatan Mandor.
Mandor (Suara Landak) – Bupati Landak, Karolin Margret Natasa melakukan kunjungan kerja (kunker) ke desa-desa di Kecamatan Mandor, Kamis (27/8/2020).

Bupati Landak didampingi Kepala Dinas Pertanian, Perikanan dan Ketahanan Pangan (DPPKP) Kabupaten Landak, Anggota DPRD Landak Daerah Pemilihan Landak 2 Margareta, Anggota DPRD Landak Daerah Pemilihan Landak 2 Kristian, Camat Mandor serta Kepala Desa Kerohok, Kepala Desa Kayu Ara, Kepala Desa Selutung, Kepala Desa Pongok, Kepala Desa Simpang Kasturi, Kepala Desa Mandor, Kepala Desa Salatiga, Kepala Desa Kayu Tanam dan Kepala Desa Ngarak dalam rangka melakukan pembagian bibit benih padi dan alat mesin pertanian (alsintan) kepada para kelompok tani.

Bupati Landak mengajak para petani untuk dapat membentuk penangkaran benih padi sendiri dengan harapan stok benih tetap terus ada tanpa harus menunggu bantuan dari pemerintah.

“Nah ini yang kita harapkan kelompok-kelompok penangkar ini banyak sebenarnya di Kabupaten Landak dan kami coba bina terus, Kadis Pertanian kemarin saya kirim khusus untuk bertemu dengan direktur benih supaya disetiap tempat itu ada penangkar benih. Jadi bapak dan ibu petani disekitarnya menanam benih yang bagus,” ujar Bupati Landak.

Karolin meminta Kepala Dinas Pertanian, Perikanan dan Ketahanan Pangan (DPPKP) Kabupaten Landak untuk dapat melihat penangkaran di Desa Kerohok dalam membentuk penangkaran agar menjadi contoh bagi kelompok tani lainnya.

“Nah Pak Kadis nanti boleh dicek disini sistemnya seperti apa sehingga penangkaran hidup sedangkan ditempat lain mati penangkarnya. Habis dibina, dibantu pemerintah sekali dua kali, pemerintah tinggal lepaskan penangkarannya bubar,” pintanya.

Dengan semakin banyak penangkaran benih padi yang berkualitas di Kabupaten Landak maka akan dapat mempermudah para petani untuk mendapatkan benih padi serta pemerintah dapat memberikan bantuan lain guna medukung pertanian di Kabupaten Landak.

“Kalau penangkaran benih ini aktif maka kedepannya saya tidak perlu memberikan bantuan benih lagi, tetapi bantuan lain yang kita berikan,” jelas Karolin.

Bupati Landak membagikan benih padi sebanyak 94,5 ton dan alat mesin pertanian sebanyak 31 unit yang tersebar ke seluruh desa di Kecamatan Mandor. (MC/Fik)

Disiarkan di Radio Suara Landak 98 FM
Bagikan:
Komentar Anda

Berita Terkini