Progres Proyek Aguan dan Salim di PIK2: Marketing Sales Naik 40%, Akses Tol Kian Terbuka

PT Bangun Kosambi Sukses (CBDK) catatkan marketing sales Rp 448 miliar hingga September 2026, naik 40%. Akses Tol KATARAJA dan fasilitas baru dukung pengembangan PIK2.

Progres Proyek Aguan dan Salim di PIK2: Marketing Sales Naik 40%, Akses Tol Kian Terbuka
NICE PIK2 (PANI dan CBDK). Foto: NICE PIK2

PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK) mencatatkan kinerja positif dengan membukukan marketing sales sebesar Rp 448 miliar hingga September 2026. Angka ini menunjukkan peningkatan sekitar 40% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Bangun Kosambi Sukses merupakan anak usaha dari PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI), atau yang dikenal sebagai PIK2. Emiten ini dikendalikan oleh Agung Sedayu dan Salim Group. Proyek PIK2 sendiri merupakan pengembangan besar yang digarap oleh kedua konglomerat tersebut, dengan Agung Sedayu dipimpin oleh Sugianto Kusuma alias Aguan, dan Salim Group dinakhodai oleh Anthoni Salim.

Peningkatan aksesibilitas menjadi salah satu faktor pendukung. Beroperasinya secara fungsional sebagian ruas Tol KATARAJA Seksi 1 turut meningkatkan konektivitas menuju kawasan PIK2. Akses ini juga menghubungkan PIK2 dengan Bandara Internasional Soekarno-Hatta serta wilayah Jabodetabek.

Menyusul hal tersebut, Ramp 1 Tol Kataraja atau Gate 1 Tol PIK2 telah dibuka pada Kamis, 5 November 2026, pukul 15:00 WIB. Akses ini dapat dilalui oleh pengendara dari Jalan Tol Prof. Dr. Ir. Sedyatmo atau dari arah Jakarta menuju ke PIK2. Ramp 1 Tol Kataraja melayani kendaraan golongan 1 secara fungsional mulai pukul 06:00 WIB hingga 20:00 WIB dengan tarif Rp 19.500 hingga 3 Januari 2027.

Keberadaan tol ini memperkuat daya tarik CBD PIK2, sejalan dengan perkembangan fasilitas dan aktivitas komersial di kawasan tersebut. Sejumlah proyek strategis yang dikembangkan oleh pihak ketiga mulai menunjukkan progres. Gedung Bank Mandiri telah selesai dibangun, sementara gedung BNI sudah mulai beroperasi.

Selain itu, Dermaga CBD Beachwalk turut menambah pilihan destinasi gaya hidup dan aktivitas komersial di PIK2. Fasilitas-fasilitas ini secara bertahap memperkaya ekosistem kawasan, mendukung aktivitas pelaku usaha, pengunjung, dan masyarakat.

Aktivitas ekonomi kawasan juga ditopang oleh operasional Nusantara International Convention Exhibition (NICE) PIK2, yang aktif menyelenggarakan berbagai kegiatan Meeting, Incentives, Conferences, and Exhibitions (MICE). Hingga September 2026, NICE telah menggelar 51 acara, termasuk Java Jazz Festival, Hyrox Indonesia 2026, dan Danantara Expo. Kegiatan-kegiatan ini meningkatkan aktivitas pengunjung dan memperkuat posisi PIK2 sebagai destinasi penyelenggaraan acara berskala besar.

Dari sisi fasilitas akomodasi, pembangunan Hotel Hilton PIK2 terus berjalan. Hotel bintang lima yang terdiri dari 20 lantai dengan 271 kamar ini ditargetkan mulai beroperasi pada semester II-2027.

Presiden Direktur PIK2 (PANI), Sugianto Kusuma atau Aguan, menyatakan bahwa pihaknya tetap fokus pada penguatan ekosistem PIK2 sebagai komitmen utama perusahaan. “Berbagai fasilitas dan infrastruktur baru akan terus bergulir, mulai dari Tol KATARAJA, beroperasinya NICE, Dermaga CBD Beachwalk yang membuka akses langsung ke Kepulauan Seribu, serta melanjutkan pembangunan Hotel Hilton PIK2 sebagai pelengkap kawasan PIK2. Kami terus berharap progres pengembangan PIK2 tetap berjalan dengan lancar dan semakin meningkatkan nilai tambah perusahaan,” paparnya.

Per 30 September 2026, PANI mengelola bank tanah seluas 1.828 hektare, memperkuat posisinya sebagai salah satu pengembang properti terkemuka dengan portofolio lahan yang strategis.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *