Peninggian Jalan Pantura Semarang-Demak Antisipasi Banjir Rob Jelang Nataru

Kementerian PUPR tinggikan badan jalan nasional Semarang-Demak di Pantura untuk atasi banjir rob. Ditargetkan rampung 15 Desember 2026.

Peninggian Jalan Pantura Semarang-Demak Antisipasi Banjir Rob Jelang Nataru
Kementerian PU melakukan peninggian badan jalan pada jalur Pantura Jawa untuk mengantisipasi banjir rob. (Foto Ist)

JAKARTA – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) sedang melakukan peninggian badan jalan di jalur Pantai Utara (Pantura) Jawa, khususnya pada ruas jalan nasional Semarang-Demak. Langkah ini diambil untuk mengatasi masalah genangan banjir rob yang kerap melanda wilayah tersebut, sekaligus memastikan kelancaran arus lalu lintas menjelang periode libur Natal 2026 dan Tahun Baru 2027 (Nataru).

Menteri PU Dody Hanggodo menyatakan bahwa ketersediaan infrastruktur konektivitas yang memadai merupakan kunci penting dalam mendongkrak daya saing bangsa. Selain itu, infrastruktur yang baik juga berperan dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah serta mempercepat pemerataan pembangunan nasional.

“Kementerian PU terus berupaya melakukan penanganan dan peningkatan kualitas jalan nasional, terutama pada jalur-jalur strategis yang memiliki peran krusial dalam mendukung mobilitas masyarakat serta kelancaran distribusi logistik,” ujar Menteri Dody dalam keterangan resminya di Jakarta, Jumat (6/11/2026).

Adapun pekerjaan peningkatan jalan pada jalur Semarang-Demak ditargetkan selesai pada 15 Desember 2026. Fokus utama meliputi peninggian badan jalan di ruas Kaligawe arah Demak setinggi 1 meter sepanjang 1,12 km. Selain itu, dilakukan penanganan pada ruas Simpang 3 Trengguli–Batas Kabupaten Demak/Kudus sepanjang 2,50 km.

Penanganan di ruas kedua mencakup perbaikan badan jalan, penghamparan lapis perkerasan (layer 2), pengecoran beton, serta pelebaran bahu jalan di titik-titik yang membutuhkan peningkatan kapasitas dan kualitas infrastruktur.

Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Tengah–DI Yogyakarta, Moch Iqbal Tamher, menjelaskan bahwa progres pekerjaan di kawasan Kaligawe terus berjalan. “Pelaksanaan pekerjaan jalan di ruas Kaligawe arah Semarang telah dimulai. Pengecoran rigid beton FS 45 sudah terlaksana 1.000 m³ dari total 4.800 m³. Pelaksanaan pekerjaan di Kaligawe juga terus dikoordinasikan dengan Lantas Semarang agar arus lalu lintas tetap lancar dan terkendali,” tuturnya.

Selain peninggian badan jalan, upaya penanganan di Kaligawe juga diperkuat dengan pembangunan sistem pengendalian banjir berlapis. Salah satunya adalah pemasangan turap beton atau Corrugated Concrete Sheet Pile (CCSP) sepanjang 8 meter di sisi Sungai Tenggang. Struktur ini berfungsi memperkuat tebing sungai dan mendukung pengendalian air di kawasan tersebut.

Untuk mempercepat pengaliran air dari badan jalan, Kementerian PU juga membangun sodetan permanen di dekat Universitas Islam Sultan Agung (Unissula). Sodetan ini memiliki panjang sekitar 228 meter, lebar 4 meter, dan kedalaman 2,5 meter. Saluran ini dirancang untuk mengalirkan air dari Jalan Nasional Kaligawe menuju Kolam Retensi Unissula, sebelum akhirnya dipompa ke Kolam Retensi Terboyo.

Kolam Retensi Terboyo sendiri terintegrasi dengan sistem pengendalian banjir di kawasan Semarang. Kolam ini memiliki panjang tanggul 6,55 km dan luas layanan sekitar 189 hektare. Infrastruktur ini dilengkapi enam unit pompa axial vertical dengan kapasitas masing-masing 5 m³/detik, serta dua unit pompa submersible berkapasitas 500 liter/detik.

Dengan target penyelesaian seluruh pekerjaan pada 15 Desember 2026, Kementerian PU berupaya keras memastikan kondisi jalan nasional di kawasan Kaligawe dan ruas Trengguli–Demak/Kudus menjadi lebih baik. Hal ini penting untuk menghadapi peningkatan mobilitas masyarakat selama periode libur Natal dan Tahun Baru 2027. Upaya ini merupakan wujud komitmen Kementerian PU dalam menyediakan infrastruktur jalan yang andal, aman, dan mendukung kelancaran perjalanan masyarakat.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *