Oona Insurance Catat Laba Bersih Melonjak 80,5% di Kuartal III 2026

Oona Insurance (ABDA) membukukan laba bersih Rp113,6 miliar pada kuartal III 2026, naik 80,5% YoY. Premi bruto gabungan (GWP) mencapai Rp1,1 triliun.

Oona Insurance Catat Laba Bersih Melonjak 80,5% di Kuartal III 2026
PT Asuransi Bina Dana Arta Tbk (ABDA) yang sebelumnya bernama ABDA akan berganti nama menjadi Oona Insurance. Sumber: Istimewa

PT Asuransi Bina Dana Arta Tbk (ABDA), yang dikenal sebagai Oona Insurance Indonesia (Oona), mencatatkan kinerja impresif sepanjang sembilan bulan pertama tahun buku 2026 (9M26). Perusahaan berhasil meraup laba bersih yang melonjak 80,5% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Capaian ini semakin mengukuhkan posisi Oona sebagai salah satu emiten asuransi kendaraan bermotor terkemuka di Indonesia. Berdasarkan data dari Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI), Oona menempati peringkat ke-7 teratas di industri asuransi umum nasional pada kuartal II-2026.

Keberhasilan Oona dalam mencetak pertumbuhan kinerja yang berkelanjutan di tengah persaingan ketat sektor asuransi umum Indonesia didorong oleh efisiensi operasional dan proses underwriting yang disiplin. Hingga kuartal III-2026 atau secara year-to-date (YTD), perusahaan menunjukkan momentum pertumbuhan yang kuat baik dari sisi pendapatan maupun laba bersih.

Oona Insurance Indonesia berhasil membukukan premi bruto gabungan (GWP) sebesar Rp1,1 triliun, yang mencerminkan kenaikan tahunan (year-on-year/YoY) sebesar 49,7%. Angka ini patut diapresiasi mengingat industri asuransi umum secara keseluruhan mengalami perlambatan pertumbuhan sebesar -0,5% pada kuartal II-2026.

Di segmen kendaraan bermotor, pangsa pasar Oona meningkat dari 3,2% menjadi 3,8% dengan kenaikan GWP sebesar Rp72,3 miliar, meskipun pertumbuhan industri di segmen ini secara keseluruhan melambat menjadi 5%.

Laba bersih setelah pajak Oona mencapai Rp113,6 miliar, meningkat 80,5% YoY. Pertumbuhan ini didukung oleh operasional yang disiplin dan seleksi risiko yang cermat, yang menegaskan komitmen perusahaan terhadap kualitas underwriting dan skala bisnis yang berkelanjutan.

Tumbuh Berkelanjutan dengan Adopsi Digital

Founder and Group CEO of Oona Insurance Group, Abhishek Bhatia, menyatakan bahwa ketahanan ekonomi dan adopsi teknologi digital membuka peluang besar bagi model-model asuransi modern di seluruh kawasan Asia Tenggara. Indonesia menjadi pasar andalan yang membuktikan bahwa penggabungan infrastruktur digital mutakhir dengan proses underwriting yang ketat dapat menciptakan pola yang dapat ditiru untuk pertumbuhan berkelanjutan.

“Sebagai pasar andalan kami, Indonesia menjadi bukti bahwa penggabungan infrastruktur digital yang mutakhir dengan proses underwriting yang ketat menciptakan pola yang dapat ditiru untuk pertumbuhan berkelanjutan di seluruh kawasan ini,” jelas Abhishek dalam keterangan resmi.

Abhishek menambahkan bahwa momentum ini semakin memperkuat komitmen Oona untuk menjadi perusahaan asuransi yang paling berorientasi pada pelanggan dan transformatif di Asia Tenggara, yang dibangun atas kepercayaan kuat dari para pemegang polis, agen, dan seluruh mitra ekosistem.

President Director & CEO of Oona Insurance Indonesia, Vincent C. Soegianto, menambahkan bahwa perolehan peringkat perusahaan menegaskan keunggulan operasional dan integritas penanganan klaim. Menurut Vincent, asuransi kendaraan bermotor merupakan lini bisnis ritel yang paling menantang di Indonesia. Posisi Oona yang berada di peringkat ke-7 membuktikan skala operasional perusahaan didasari prioritas dalam menjaga kepercayaan.

Oona terus memastikan proses penyelesaian klaim berjalan cepat dan disiplin dalam proses underwriting. “Kami ingin memastikan, kami memberikan penyelesaian klaim yang lancar bagi para pemegang polis, sekaligus menjaga kesehatan keuangan perusahaan dalam jangka panjang dan integritas bisnis kami di Indonesia,” ujar Vincent.

Strategi Menyongsong 2027

Untuk mendukung peningkatan volume bisnis, Oona terus memperkuat infrastruktur klaim digital serta menyederhanakan alur kerja proses operasional. Dengan menyederhanakan proses klaim, mempercepat persetujuan perbaikan melalui pelatihan mitra resmi, serta menerapkan pengendalian risiko yang ketat, Oona menjamin pemegang polis mendapatkan manfaat dari waktu penyelesaian klaim yang lebih cepat tanpa mengorbankan kualitas penjaminan.

Menatap tahun 2027, Vincent mengungkapkan bahwa Oona akan mempertahankan lintasan pertumbuhannya dengan memperkuat distribusi omnichannel. Hal ini akan dilakukan melalui aliansi multi-finance institusional, jaringan agen bersertifikat, platform digital langsung, dan ekosistem gaya hidup berfrekuensi tinggi.

Lebih lanjut, Oona juga akan memperluas jangkauan ke lini asuransi non-kendaraan bermotor secara bertanggung jawab, termasuk asuransi properti, teknik, kecelakaan diri, dan perlindungan perjalanan.

“Menjelang tahun 2027, kami fokus membangun ekosistem asuransi yang dapat diakses dengan lancar melalui setiap saluran, mulai dari mitra lembaga keuangan dan agen hingga platform digital langsung. Hal terpenting adalah tonggak sejarah ini menegaskan komitmen jangka panjang kami untuk memajukan sektor asuransi Indonesia dengan membangun ekosistem perlindungan yang lebih transparan, efisien, dan dapat diandalkan bagi bangsa ini,” tutup Vincent.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *