Mentan Amran Ajak FKPPI Kembangkan Ekonomi Lewat Sektor Pertanian

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mendorong FKPPI untuk menggerakkan potensi ekonomi anggotanya melalui sektor pertanian, Kementan siap memfasilitasi pengembangan komoditas.

Mentan Amran Ajak FKPPI Kembangkan Ekonomi Lewat Sektor Pertanian
Mentan Amran Sulaiman saat bertemu dengan jajaran FKPPI di Jakarta, Rabu, 4 November 2026. (Kementan)

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengajak Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI-Polri (FKPPI) untuk memanfaatkan potensi ekonomi yang dimiliki para anggotanya melalui sektor pertanian. Kementerian Pertanian (Kementan) menyatakan kesiapannya untuk memfasilitasi anggota FKPPI yang memiliki lahan dalam mengembangkan komoditas perkebunan yang memiliki nilai ekonomi tinggi, seperti kopi, kakao, dan jambu mete.

Ajakan ini disampaikan Mentan Amran saat melakukan pertemuan dengan jajaran pengurus FKPPI di Jakarta pada Rabu (4/11). Amran mendorong FKPPI untuk memaksimalkan jaringan organisasi yang tersebar di berbagai daerah guna mengidentifikasi potensi lahan pertanian dan mengembangkan usaha yang produktif.

“Sekarang kita harus bergerak ke ekonomi. Kalau ada anggota yang punya lahan, tunjukkan lokasinya. Negara bisa membantu menanami secara gratis, seperti kopi, kakao, dan jambu mete. Yang penting lahannya jelas dan benar-benar tersedia,” ujar Amran.

Lebih lanjut, Amran menjelaskan bahwa anggota FKPPI yang memiliki lahan dapat mengidentifikasi lokasi dan mengajukan data calon petani dan calon lokasi (CPCL). Data ini nantinya akan ditindaklanjuti melalui berbagai program yang ada di Kementan. Langkah ini diharapkan dapat menjadi pintu masuk bagi FKPPI untuk membangun kegiatan ekonomi yang produktif, berbasis pada potensi daerah masing-masing.

Menurut Amran, tantangan yang dihadapi organisasi saat ini telah mengalami pergeseran. Jika di masa lalu perjuangan banyak diwarnai oleh pertarungan ideologi, kini penguatan ekonomi dan kemampuan untuk bertahan menjadi kebutuhan yang paling utama. Oleh karena itu, FKPPI perlu mengarahkan kekuatan jaringan yang dimiliki para anggotanya pada kegiatan yang dapat memberikan manfaat nyata.

“Organisasi yang sukses itu bukan ditentukan oleh modal atau uang, tetapi karakter. Orang menjadi hebat karena karakter. Yang harus dibangun adalah kejujuran, integritas, pemikiran yang visioner, dan kemampuan bekerja,” tegas Amran.

Amran juga mengingatkan agar nilai perjuangan, patriotisme, dan semangat Merah Putih yang menjadi bagian dari sejarah FKPPI tetap dijaga dan diwujudkan melalui kontribusi nyata bagi bangsa. Hal ini termasuk memperkuat ekonomi nasional dan mengoptimalkan sumber daya alam yang dimiliki oleh Indonesia.

Mentan Amran berharap FKPPI dapat memanfaatkan jejaring organisasi hingga ke tingkat kabupaten dan kota untuk mengidentifikasi berbagai peluang pengembangan sektor pertanian. Dengan adanya kolaborasi ini, anggota organisasi diharapkan tidak hanya menjadi bagian dari kekuatan sosial, tetapi juga turut berperan aktif dalam menggerakkan roda ekonomi produktif di daerah masing-masing.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *