|

Streaming Radio Suara Landak

Soroti Viral Dugaan Pelayanan RSUD Sambas, DPRD Tunggu Klarifikasi Seluruh Pihak

Ketua Komisi IV DPRD Sambas, Mardani menyoroti viralnya informasi pelayanan RSUD Sambas dan berencana memanggil pihak rumah sakit untuk meminta klarifikasi demi memastikan pelayanan kesehatan yang optimal bagi masyarakat.SUARALANDAK/SK
Sambas (Suara Landak) – Komisi IV DPRD Kabupaten Sambas menaruh perhatian serius terhadap viralnya informasi dugaan pelayanan di RSUD Sambas yang beredar luas di media sosial. Meski demikian, DPRD menegaskan belum dapat memberikan penilaian menyeluruh karena masih menunggu klarifikasi resmi dari seluruh pihak terkait, Jumat (23/1/2026).

Ketua Komisi IV DPRD Sambas, Mardani, mengatakan pihaknya baru mengetahui peristiwa tersebut melalui pemberitaan media dan media sosial, sehingga belum memperoleh gambaran yang utuh mengenai kejadian sebenarnya.

“Kami baru membaca dari media dan media sosial, jadi belum mengetahui secara menyeluruh. Namun, dalam waktu dekat ada rencana untuk meminta klarifikasi langsung kepada pihak rumah sakit,” ujar Mardani.

Menurutnya, klarifikasi tersebut penting untuk mengetahui secara jelas penerapan standar operasional prosedur (SOP) serta bentuk pelayanan yang diberikan kepada masyarakat. Ia mengakui, informasi yang beredar telah menimbulkan keprihatinan dan rasa tidak nyaman di tengah masyarakat.

“Kita tentu sangat prihatin jika kejadian seperti ini benar adanya. Tapi perlu kami garis bawahi, kita tunggu dulu klarifikasi resmi dari semua pihak,” tegasnya.

Mardani juga menyampaikan bahwa Komisi IV DPRD Sambas telah membaca klarifikasi yang disampaikan oleh pihak RSUD Sambas. Namun demikian, DPRD menilai keterangan dari pihak pasien dan keluarga juga harus didengar agar tidak terjadi kesimpulan sepihak.

“Kami belum mendengar langsung dari pihak pasien atau keluarga. Karena itu, kami belum bisa memberikan komentar terlalu jauh. Kita harus berhati-hati agar tidak salah menilai,” jelasnya.

Terkait informasi yang menyebutkan adanya dua pilihan yang diberikan kepada pasien, yakni menunggu atau dipulangkan, DPRD menilai hal tersebut perlu didalami lebih lanjut, terutama berkaitan dengan kondisi medis pasien pada saat itu.

“Kami bukan tim medis. Yang memahami kondisi pasien tentu tenaga kesehatan. Tetapi hal seperti ini tetap perlu dikaji, apakah sudah sesuai dengan SOP rumah sakit,” ujarnya.

Komisi IV DPRD Sambas berharap pihak RSUD Sambas terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat serta memastikan kejadian serupa tidak terulang kembali.

“Kami akan mengupayakan pemanggilan pihak rumah sakit. Ini menjadi perhatian kami demi pelayanan yang lebih maksimal. Kami akan mendengarkan keterangan dari semua pihak agar persoalan ini terang dan adil,” pungkas Mardani.

Komisi IV DPRD Sambas menegaskan komitmennya untuk mengawal persoalan tersebut secara objektif dan profesional demi terwujudnya pelayanan kesehatan yang optimal bagi masyarakat. [SK]

Bagikan:
Komentar Anda

Berita Terkini