Ngabang (Suara Landak) - Antrean kendaraan terlihat mengular di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Kilometer 3 Ngabang, Kabupaten Landak, Sabtu (21/3/2026). Sejak pagi, warga memadati lokasi untuk mengisi bahan bakar, seiring meningkatnya kebutuhan jelang dan pelaksanaan hari raya Idul Fitri.(1).jpeg)
Bupati Landak Karolin saat cek lokasi antrean BBM di SPBU.
Di tengah antrean itu, Bupati Landak Karolin Margret Natasa turun langsung ke lokasi. Ia menyusuri barisan kendaraan, menyapa warga, dan berbincang santai dengan sejumlah pengendara yang menunggu giliran.
Satu di antara warga yang ditemui mengaku harus menunda aktivitasnya ke kebun sawit karena harus mengantre BBM. Karolin pun merespons warga.
“Ngeliat bawa sawit, ya. Mau panen?” tanya Karolin.
“Belum Bu, antre BBM dulu,” jawab warga tersebut.
Percakapan singkat itu disambut tawa ringan di antara warga yang mengantre, mencairkan suasana di tengah antrean yang cukup panjang.
Karolin mengatakan, antrean yang terjadi saat ini masih dalam proses pelayanan oleh petugas di SPBU. Ia mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan bersabar.
“Stok ada, tersedia. Tapi mohon bersabar ya, ini sedang dilayani semuanya,” ujarnya.
Karolin menambahkan, pemerintah daerah terus memantau kondisi di lapangan dan berkoordinasi dengan pihak terkait, termasuk Pertamina.
“Kita terus pantau di lapangan, supaya pelayanan tetap berjalan dan masyarakat bisa terlayani dengan baik,” katanya.
Karolin juga menyampaikan bahwa berdasarkan rapat koordinasi daring bersama Forkopimda Kalimantan Barat yang dihadiri Gubernur, Pangdam, dan Kapolda pada malam sebelumnya, pihak Pertamina telah memberikan penjelasan terkait kondisi distribusi BBM di wilayah Kalbar.
“Tadi kita dapat informasi juga, ada stok yang dalam perjalanan menuju ke Ngabang untuk beberapa SPBU lainnya. Jadi sementara harusnya cukup untuk kebutuhan kita,” ujarnya.
Ia berharap distribusi tersebut dapat segera tiba sehingga antrean bisa berangsur terurai.
“Mudah-mudahan tidak ada kendala di perjalanan, supaya masyarakat bisa segera terlayani,” lanjutnya.
Antrean BBM sendiri tidak hanya terjadi di SPBU KM 3 Ngabang. Berdasarkan pantauan di lapangan, kondisi serupa juga terlihat di beberapa SPBU lain seperti di Pulau Bendu, Kayu Ara di Kecamatan Mandor, hingga wilayah Menjalin.
Menutup peninjauannya, Karolin kembali mengingatkan masyarakat untuk tetap tertib dan tidak panik dalam menyikapi situasi tersebut.
“Mohon masyarakat bersabar, kita upayakan semuanya bisa terlayani dengan baik,” kata Karolin.
BERLANGGANAN NEWSLETTER
Komentar Anda