– Pemerintah Kabupaten Kubu Raya menegaskan komitmen penuh dalam mendukung penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), termasuk memastikan seluruh kebutuhan logistik bagi petugas di lapangan terpenuhi tanpa terkecuali.
– Pemerintah Kabupaten Kubu Raya menegaskan komitmen penuh dalam mendukung penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), termasuk memastikan seluruh kebutuhan logistik bagi petugas di lapangan terpenuhi tanpa terkecuali.
Bupati Kubu Raya, Sujiwo, menegaskan tidak boleh ada lagi personel pemadam kebakaran maupun petugas lapangan yang harus mengeluarkan biaya pribadi saat menjalankan tugas negara. Seluruh kebutuhan dasar petugas, mulai dari konsumsi, bahan bakar minyak (BBM), hingga kebutuhan operasional lainnya, menjadi tanggung jawab pemerintah daerah.
“Saya tidak mau mendengar ada personel yang memadamkan api tapi harus keluar uang sendiri. Makan, minum, BBM, dan kebutuhan lainnya akan kita tanggung,” tegas Sujiwo, Selasa (20/01/2026) pagi.
Ia bahkan menyatakan siap bertanggung jawab secara pribadi apabila dalam pelaksanaannya masih terdapat kendala di lapangan. Untuk memastikan dukungan tersebut berjalan optimal dan terkoordinasi dengan baik, seluruh urusan teknis terkait logistik dan operasional penanganan karhutla akan dipusatkan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kubu Raya.
Menurut Sujiwo, jaminan pemenuhan logistik ini merupakan bentuk nyata kehadiran dan tanggung jawab negara terhadap para petugas yang telah mengorbankan tenaga, waktu, dan pikiran dalam upaya pencegahan serta penanggulangan karhutla di wilayah Kubu Raya.
“Jangan sampai mereka sudah berkorban di lapangan, tapi masih harus memikirkan biaya sendiri. Negara harus hadir untuk mereka,” pungkasnya.
Pemerintah Kabupaten Kubu Raya berharap, dengan dukungan penuh terhadap petugas, upaya pengendalian dan penanggulangan karhutla dapat berjalan lebih efektif serta meminimalkan dampak lingkungan dan kesehatan masyarakat [SK]
BERLANGGANAN NEWSLETTER