Kegiatan ini dihadiri berbagai unsur, mulai dari jajaran Pemerintah Kabupaten Mempawah yang diwakili Plt. Asisten Ekonomi, Pembangunan, dan Kesra Setda Mempawah Rahmanudin Wiyono, anggota DPRD Kadir, Plt. Camat Mempawah Timur, Danramil, Kapolsek, Kepala KUA, DMI, tokoh agama, hingga pengurus masjid setempat. Ratusan jamaah pun tampak antusias mengikuti tausiah yang disampaikan Ustadz Zein Muchsin, Lc. asal Pontianak.
Dalam sambutannya, Rahmanudin Wiyono menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya peringatan yang penuh makna ini. Ia menegaskan, Maulid Nabi bukan hanya tradisi, melainkan momentum penting untuk memperkenalkan sosok Nabi Muhammad SAW sebagai teladan utama umat Islam.
“Dengan memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, kita mengenalkan kepada anak cucu bahwa kita punya panutan seorang pemimpin yang sempurna akhlaknya. Jangan sampai anak-anak kita hanya mengenal pemimpin masa kini seperti bupati, gubernur, atau presiden, tetapi tidak mengenal Rasulullah SAW sebagai suri teladan sepanjang masa,” ujarnya.
Ia menambahkan, setiap tanggal 12 Rabiul Awal hendaknya menjadi pengingat kelahiran Rasulullah SAW yang membawa risalah kebaikan bagi seluruh umat manusia. “Inilah saatnya kita menanamkan cinta kepada Rasulullah SAW dalam hati generasi muda, agar mereka tumbuh dengan meneladani akhlak beliau,” lanjutnya.
Menariknya, dalam kesempatan tersebut, Rahmanudin juga berinteraksi langsung dengan anak-anak yang hadir. Ia memberikan pertanyaan seputar sifat-sifat utama Nabi Muhammad SAW. Suasana pun semakin semarak ketika beberapa anak berebut menjawab. Anak-anak yang berhasil menjawab dengan benar mendapat hadiah khusus.
Momen sederhana namun penuh makna itu menghadirkan keceriaan sekaligus memperdalam kecintaan anak-anak kepada Rasulullah SAW. Peringatan Maulid Nabi di Masjid Besar Darussalam Pasir Wan Salim pun terasa bukan sekadar seremonial, melainkan juga sarat dengan nilai pendidikan, penguatan iman, dan pembinaan generasi penerus.[SK]
