-->
    |

Streaming Radio Suara Landak

Kapolsek Ngabang Ingatkan Pengunjung Pantai Sungai Landak Agar Waspada

sungai landak yang mengering jadi objek wisata dadakan

Ngabang (Suara Landak) - Menyusutnya air Landak ibarat dua sisi mata uang bagi masyarakat kota Ngabang, sisi buruknya jelas mengancam sumber air tapi sisi baiknya adalah sebuah pantai 'dadakan' yang di sebut pantai Sungai Landak atau Pantai Jembatan Baru.

Keajaiban ini langsung menjadi atraksi wisata yang diminati masyarakat Kota Ngabang.

Hamparan pasir akibat menurunnya debit air Sungai Landak tersebut dinamakan Pantai Sungai Landak atau Pantai Jembatan Baru karena lokasi hamparan pasir yang berada tepat di bawah Jembatan baru Landak.

Hamparan pasir putih tersebut dijadikan juga tempat remaja-remaja sekitar bermain bola ditambah panorama menjelang matahari terbenam, tak heran jika 'paket' ini menarik minat pengunjung untuk menyaksikannya.

Sudah dua pekan lebih Pantai Sungai Landak ini didatangi masyarakat untuk melihat indahnya pemandangan pasir putih atau sekedar pengen merasakan mandi langsung di sungai landak, Rabu (14/8).

Banyaknya pengunjung yang ingin menyaksikan pasir putih tersebut membuat Kapolsek Ngabang Kompol B. Sembiring, SH. MH memberikan perintah kepada anggota nya untuk melaksanakan patroli dan memantau situasi tempat wisata dadakan tersebut.

masyarakat padati pantai sungai yang mengering

Sementara itu, Kapolsek Ngabang mengimbau agar masyarakat yang berkunjung ke Pantai Sungai Landak tersebut untuk dapat berhati-hati.

Ia juga mengimbau jika pengunjung ingin mandi di pantai, jangan terlalu ke tengah karena air Sungai Landak yang surut arusnya lumayan deras.

"Kepada pengunjung hendaknya jangan bermain di pantai hingga malam hari, karena pantai ini merupakan pantai dadakan tidak dilengkapi dengan fasilitas keamanan yang menjamin pengunjung," kata Sembiring.

Berdasarkan cerita warga setempat, setiap tahunnya kondisi serupa kerap terjadi di akibatkan musim kemarau yang berkepanjangan menyebabkan debit air Sungai Landak menurun, dan hamparan pasir yang berada di dasar sungai timbul. Sehingga kondisi tersebut menjadi wahana bermain bagi masyarakat setempat.

Penulis : Enggal
Editor : Tullahwi
Disiarkan di Radio Suara Landak 98 FM
Bagikan:
Komentar Anda

Berita Terkini