Kapolres Sambas AKBP Wahyu Jati Wibowo melalui Kasi Humas Polres Sambas AKP Sadoko menyampaikan, pihak kepolisian bergerak cepat setelah menerima laporan dari masyarakat terkait kebakaran tersebut.
“Begitu laporan kami terima, personel Polres Sambas bersama Polsek Pemangkat langsung menuju lokasi kejadian untuk melakukan pengamanan dan membantu penanganan awal,” ujar AKP Sadoko.
Ia menjelaskan, kebakaran pertama kali diketahui oleh A (38), penyewa ruko yang menjalankan usaha bengkel mobil, setelah menerima telepon dari kakak iparnya yang mengabarkan bengkel tersebut terbakar. Saat tiba di lokasi, A melihat api sudah muncul dari bagian dak atau atap datar lantai dua ruko.
“Api awalnya terlihat dari lantai dua. Penyewa bersama warga sekitar sempat menyelamatkan satu unit mobil milik konsumen yang berada di lantai satu sebelum api membesar,” jelasnya.
Namun, api dengan cepat menyebar dan melalap seluruh bangunan ruko yang sebagian besar berbahan kayu dan merupakan bangunan lama. Kondisi tersebut membuat api sulit dikendalikan hingga akhirnya bangunan roboh.
Untuk memadamkan kebakaran, petugas pemadam kebakaran mengerahkan sebanyak 17 unit mobil pemadam dari Kabupaten Sambas, Kota Singkawang, dan Kabupaten Bengkayang. Api baru berhasil dipadamkan sekitar pukul 00.20 WIB.
Berdasarkan keterangan awal, ruko yang diketahui milik A, warga Desa Pemangkat Kota, diduga terbakar akibat korsleting listrik di lantai dua. Keberadaan banyak oli bekas di area bengkel turut mempercepat penyebaran api.
“Dugaan sementara penyebab kebakaran adalah arus pendek listrik. Namun, kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pastinya,” kata AKP Sadoko.
Ia menambahkan, kepolisian telah melakukan sejumlah langkah, mulai dari pengamanan lokasi, pengaturan arus lalu lintas, pemeriksaan saksi-saksi, hingga pemasangan garis polisi di sekitar tempat kejadian perkara.
“Kerugian material akibat kebakaran ini diperkirakan mencapai Rp450 juta. Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut,” ungkapnya.
Polres Sambas turut menyampaikan keprihatinan atas musibah tersebut dan mengimbau masyarakat untuk lebih meningkatkan kewaspadaan, terutama terhadap potensi kebakaran.
“Kami mengimbau masyarakat agar rutin memeriksa instalasi listrik, mengelola bahan mudah terbakar dengan baik, serta mematuhi standar keselamatan guna mencegah terjadinya kebakaran,” tutup AKP Sadoko.[SK]