|

Streaming Radio Suara Landak

Pangkalan LPG 3 Kg di Sekayam Sanggau Terbakar, Diduga Akibat Korsleting Listrik

Kebakaran Pangkalan Gas LPG di Sanggau Kebakaran Pangkalan Gas LPG di Sanggau .SUARALANDAK/SK
Sanggau (Suara Landak) – Satu unit bangunan pangkalan Gas LPG 3 kilogram “Tiga Nyadik” yang berlokasi di Jalan Perintis, Dusun Balai Karangan III, Desa Balai Karangan, Kecamatan Sekayam, Kabupaten Sanggau, dilalap si jago merah pada Sabtu (17/01/2026) pagi.

Kebakaran terjadi saat aktivitas di pangkalan gas tersebut masih sepi dan belum ada karyawan yang berjaga, sehingga api sempat membesar sebelum diketahui warga sekitar.

Kapolsek Sekayam, AKP Sutikno, saat dikonfirmasi menjelaskan bahwa kepulan asap tebal pertama kali diketahui oleh warga yang melintas di sekitar lokasi kejadian. Informasi tersebut kemudian diteruskan kepada salah seorang karyawan pangkalan gas, Faisal Rahmad, yang segera mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) untuk memastikan kondisi bangunan.

“Setelah mendapat informasi dari warga, karyawan pangkalan gas langsung menuju TKP untuk memastikan situasi dan melaporkannya kepada pihak terkait,” ungkap AKP Sutikno dalam rilisnya, Minggu (18/01/2026).

AKP Sutikno menuturkan, proses pemadaman api berlangsung kurang lebih satu jam. Api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 07.20 WIB dengan bantuan dua unit mobil pemadam kebakaran yang didatangkan dari Kecamatan Sekayam dan Kecamatan Beduai.

“Dugaan sementara, kebakaran dipicu oleh korsleting listrik yang berasal dari aliran listrik menuju perangkat CCTV yang terpasang di bagian belakang bangunan pangkalan gas. Material dinding bangunan yang sebagian besar terbuat dari papan dan kayu diduga mempercepat penyebaran api,” jelasnya.

Dalam peristiwa tersebut, tidak terdapat korban jiwa. Saat kejadian, pemilik pangkalan gas maupun para karyawan tidak berada di lokasi.

Pihak kepolisian mengimbau para pelaku usaha, khususnya yang bergerak di bidang penyimpanan bahan mudah terbakar, agar lebih memperhatikan kondisi instalasi listrik guna mencegah terjadinya kebakaran serupa di kemudian hari.[SK] 

Bagikan:
Komentar Anda

Berita Terkini

 
Play