|

Menuju New Normal, Karolin Gelar Rakor Evaluasi Penanganan COVID-19

Bupati Landak, Karolin Margret Natasa

Ngabang (Suara Landak) – Untuk mempersiapkan New Normal, Bupati Landak menggelar rapat koordinasi bersama kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) membahas evaluasi penanganan COVID-19. Dalam rapat penting ini Bupati Landak mengajak seluruh kepala OPD supaya terus bergerak kompak guna menangani COVID-19 di Kabupaten Landak agar lebih cepat berlalu.

“Rapat evaluasi ini sangat penting dilaksanakan mengingat saat ini pandemi corona sudah memasuk bulan ketiga untuk di Indonesia. Nah, untuk di Kabupaten Landak saya ingin semua OPD memberikan kontribusinya masing-masing sesuai bidang yang dimiliki, terutama dinas terkait penanganan langsung COVID-19,” pinta Bupati Landak dihadapan seluruh kepala OPD, Kamis (4/6/2020).

Bupati Landak juga meminta supaya seluruh kepala OPD masing-masing memberikan evaluasi program kerja terkait penerapan New Normal di Kabupaten Landak. Karena Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 telah memberikan 4 Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi dan 25 Pemda Kabupaten/Kota untuk menerapkan tatanan normal yang baru atau New Normal. Namun untuk Kabupaten Landak, Provinsi Kalimantan Barat belum dapat diterapkan karena belum termasuk kriteria Zona Aman/Hijau.

“Sebelum kita menerapkan New Normal, maka yang paling penting adalah kita harus mampu terlebih dahulu menangani virus ini. Langkah yang harus kita tempuh yakni mengevaluasi penerapan New Normal ini terutama untuk dunia pendidikan, karena tidak mungkin membiarkan anak didik kita bebas beraktifitas tanpa langkah pencegahan yang kita lakukan sebelumnya. Misalnya tetap menjalankan protokol kesehatan, menyiapkan tempat cuci tangan, memakai masker dan lainnya. Karena hal tersebut juga akan berdampak baik bagi masyarakat kita supaya menjadi terbiasa dalam hidup sehat,” jelasnya.

Karolin juga menambahkan supaya seluruh area yang menjadi tempat berkumpulnya orang supaya menyediakan tempat cuci tangan serta tetap menjalankan protokol kesehatan.

“Selain Badan/Dinas/Kantor, saya harap semua toko dipasar juga menyediakan tempat cuci tangan, mewajibkan pelanggan untuk memakai masker serta tetap menjalankan protokol kesehatan yang sudah disosialisasikan,” tambahnya.

Selain itu, Bupati Karolin juga mengajak masyarakat dapat melakukan edukasi dalam menghadapi warga yang reaktif maupun pasca di karantina.

“Jika ada warga yang hasil pemeriksaannya reaktif maka pihak keluarga harus mendukung yang bersangkutan supaya jangan sampai depresi dalam kesehariannya. Sebagai tetangga juga wajib memberikan dukungan dan yang paling penting supaya tidak menghakimi warga yang hasil tesnya reaktif,” ungkapnya. (MC/Fik)

Disiarkan di Radio Suara Landak 98 FM
Bagikan:
Komentar Anda

Berita Terkini