|

Pemkab Landak Lakukan 1.000 Rapid Test, Utamakan ODP dan Tenaga Medis

Ilustrasi Covid-19 [Sumber: Net]

Ngabang (Suara Landak) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Landak sudah melakukan rapid test kepada 1.000 masyarakat, dengan memprioritaskan Orang Dalam Pengawasan (ODP) yang juga tenaga medis, lantaran dinilai memiliki resiko tinggi terpapar Covid-19, Rabu (15/4/2020).

“Dari hasil rapid test yang dilakukan terdapat 16 warga yang diidentifikasi sebagai Orang Tanpa Gejala (OTG) di Landak dan mereka saat ini mereka sedang melakukan isolasi secara mandiri di rumah masing-masing. Kontak erat yang serumah dengan mereka ini (OTG)  juga sudah di test dan kebanyakan hasilnya negatif," ujar Bupati Landak, dr Karolin Margret Natasa.

Dia menjelaskan, menindak lanjuti hasil rapid test yang reaktif, Pemkab Landak bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, untuk melakukan tes lanjutan dengan mengambil sampel dari 16 OTG dan masih menunggu hasil pemeriksaan dari Jakarta.

"Kepada masyarakat Kabupaten Landak, positif Covid-19 bukanlah aib dan bukanlah sesuatu yang perlu ditakuti. Kita perlu mengetahui agar kita bisa memberikan penangan yang tepat, sehingga tidak memperluas penyebarannya," jelasnya.

Karolin meminta masyarakat untuk berhati-hati dalam menyebarkan informasi terkait Covid-19. Apabila ada yang positif Covid-19, Karolin megajak masyarakat memberikan semangat dan dukungan kepada pasien yang terpapar Covid-19.

“Kami menekankan pentingnya untuk menggunakan masker apabila melakukan kegiatan di luar rumah sebagai langkah pencegahan penyebaran Covid-19,” jelasnya. (Fik/Hendra)

Disiarkan di Radio Suara Landak 98 FM
Bagikan:
Komentar Anda

Berita Terkini