|

Kapolres Landak Terjun Langsung Pantau Karhutla di Sungai Keli

kapolres Landak datangi lahan warga yang akan dibakar

Ngabang (Suara Landak) - Kapolres Landak AKBP Bowo Gede Imantio S.l.K. terjun langsung ke desa Sungai Keli kecamatan Ngabang pantau areal yang akan dibakar dan berikan imbauan, Senin (12/08/2019).

Kapolres Landak jumpai Kepala Desa Sungai Keli dan menyampaikan larangan melakukan pembakaran lahan mengingat efek dari kabut asap yang tidak baik bagi kesehatan dan dapat menghambat pertumbuhan ekonomi.

"Ayo kita ciptakan Landak bebas asap ," ajak Bowo.

Berbagai upaya dalam mencegah pembakaran lahan telah dilakukan oleh Kepolisian, namun persoalan yang satu ini cukup sulit ditemukan jalan keluarnya.

Dihadapan Kades Sungai Keli, Kapolres Landak menjelaskan bahwa bagi pelaku pembakaran lahan dapat diberikan tindakan hukum secara tegas.

"Dapat dipidana, dengan hukuman maksimal kurungan 10 tahun dan denda sebesar 10 Milyar rupiah," ungkap Bowo.

Kades Sungai Keli mengatakan pembakaran lahan merupakan problematika yang terjadi setiap tahun.

 Namun untuk tahun ini, di Sungai Keli pembakaran lahan lebih sedikit dibanding 3 tahun yang lalu.

"Banyak yang sudah buat kebun sawit, kebakaran lahan agak berkurang," terang Sutedjo.

Penulis : Bayu
Editor : Tullahwi
Disiarkan di Radio Suara Landak 98 FM
Bagikan:
Komentar Anda

Berita Terkini