• Risiko memakai ban konvensional pada mobil listrik Tapak ban lebih cepat aus Daya cengkeram berpotensi kurang optimal Konsumsi baterai meningkat Suara di kabin semakin terdengar
  • Hal yang perlu diperhatikan saat mengganti ban

Penggunaan ban konvensional pada mobil listrik perlu mempertimbangkan spesifikasi teknis dan karakter kendaraan. Dilansir dari Medcom, ban biasa sebenarnya dapat dipasang selama ukuran, indeks beban, dan batas kecepatannya memenuhi ketentuan pabrikan. Namun, pemakaian dalam jangka panjang tidak disarankan karena berpotensi memengaruhi daya tahan ban, efisiensi energi, dan kenyamanan berkendara.

Meski tampilan velg serta ban mobil listrik sekilas menyerupai kendaraan bermesin pembakaran internal atau ICE (Internal Combustion Engine), keduanya memiliki kebutuhan operasional yang berbeda. Perbedaan tersebut membuat pemilihan ban tidak cukup hanya berdasarkan kesamaan diameter atau bentuk fisik.

Ada tiga karakteristik utama kendaraan listrik yang memengaruhi kinerja ban, yakni bobot kendaraan, penyaluran torsi, dan tingkat kebisingan di dalam kabin. Ketiga faktor ini menjadi pertimbangan dalam pengembangan ban yang dirancang khusus untuk mobil listrik.

Penyebab Baterai Mobil Listrik Cepat Rusak dan Cara Mencegahnya

1. Bobot kendaraan lebih besar

Paket baterai berukuran besar membuat mobil listrik dapat memiliki bobot 20% hingga 30% lebih tinggi dibandingkan mobil konvensional berbahan bakar bensin dengan ukuran bodi setara. Tambahan beban tersebut meningkatkan tekanan yang diterima ban selama kendaraan digunakan.

Ban yang tidak dirancang untuk menanggung beban sesuai karakteristik mobil listrik berisiko mengalami keausan lebih cepat. Karena itu, indeks beban menjadi salah satu spesifikasi penting yang harus diperiksa sebelum mengganti ban.

2. Torsi langsung meningkatkan beban kerja ban

Mobil listrik mampu menyalurkan torsi secara langsung ketika pedal akselerator ditekan, tanpa menunggu perpindahan gigi seperti pada sistem transmisi konvensional. Karakter ini membuat ban menghadapi gesekan dan beban puntir yang lebih besar ketika kendaraan mulai bergerak dari posisi diam.

Produsen China Tekan Biaya Mobil Listrik hingga 35 Persen

Apabila konstruksi ban tidak sesuai dengan kebutuhan kendaraan, tekanan tambahan saat akselerasi dapat mempercepat pengikisan tapak. Kondisi tersebut berpotensi memperpendek masa penggunaan ban dibandingkan pemakaian pada mobil konvensional.

3. Kebisingan ban lebih mudah terdengar

Tidak adanya suara deru mesin seperti pada mobil berbahan bakar bensin membuat suara kontak ban dengan permukaan jalan lebih kentara di kabin mobil listrik. Oleh sebab itu, karakter peredaman suara menjadi salah satu pertimbangan dalam perancangan ban untuk kendaraan jenis ini.

Sejumlah ban khusus mobil listrik menggunakan teknologi peredam akustik, seperti lapisan busa atau acoustic foam di bagian dalam ban. Fitur tersebut dirancang untuk membantu mengurangi suara yang merambat ke dalam kabin.

Pabrikan China Pangkas Biaya Produksi Mobil Listrik 35 Persen

Risiko memakai ban konvensional pada mobil listrik

Memasang ban standar pada mobil listrik tanpa mempertimbangkan karakteristik kendaraan dapat menimbulkan sejumlah konsekuensi. Dampaknya tidak hanya berkaitan dengan ketahanan ban, tetapi juga mencakup traksi, konsumsi energi, dan kenyamanan penumpang.

Tapak ban lebih cepat aus

Bobot kendaraan yang lebih tinggi dan torsi instan dapat mempercepat keausan ban konvensional yang tidak dirancang untuk kebutuhan mobil listrik. Akibatnya, masa pakai ban berpotensi menjadi lebih pendek daripada ketika ban tersebut digunakan pada mobil bermesin bensin dengan karakteristik yang sesuai.

Daya cengkeram berpotensi kurang optimal

Ketika mobil listrik berakselerasi secara mendadak atau melakukan pengereman darurat, ban harus mampu mempertahankan traksi dengan baik. Ban konvensional yang karakteristiknya kurang sesuai dapat memberikan daya cengkeram yang tidak optimal sehingga berpotensi memengaruhi keselamatan berkendara.

Aki 12 Volt Lemah Membuat Taksi Listrik Terkunci Saat Mogok

Konsumsi baterai meningkat

Hambatan gulir atau rolling resistance turut memengaruhi energi yang dibutuhkan kendaraan untuk bergerak. Ban dengan hambatan gulir lebih tinggi membuat mobil listrik memerlukan daya lebih besar untuk menempuh jarak yang sama.

Kondisi tersebut dapat meningkatkan konsumsi listrik per kilometer dan mengurangi jarak tempuh kendaraan dalam satu kali pengisian baterai. Karena itu, efisiensi energi menjadi salah satu aspek yang perlu diperhatikan ketika menentukan ban pengganti.

Suara di kabin semakin terdengar

Ban konvensional yang tidak dilengkapi teknologi peredam akustik khusus berpotensi menghasilkan suara jalan yang lebih jelas di dalam kabin. Perbedaan ini dapat memengaruhi kenyamanan, terutama karena mobil listrik tidak memiliki suara mesin yang biasanya menyamarkan sebagian kebisingan dari luar.

Kemenperin Desak Toyota Perluas Produksi Mobil Listrik di Indonesia

Hal yang perlu diperhatikan saat mengganti ban

Secara teknis, ban konvensional tetap dapat digunakan pada mobil listrik apabila memenuhi persyaratan spesifikasi kendaraan. Tiga hal utama yang perlu diperiksa adalah ukuran ban, indeks beban atau load index, serta peringkat kecepatan atau speed rating sesuai rekomendasi pabrikan. Kesesuaian ketiga parameter tersebut penting untuk memastikan ban memenuhi kebutuhan dasar kendaraan.

Kesamaan ukuran saja tidak cukup untuk menjamin bahwa ban memiliki kemampuan menanggung beban dan karakteristik yang sesuai. Untuk penggunaan jangka panjang, ban dengan label EV-ready atau produk yang memang dirancang bagi kendaraan listrik lebih disarankan. Pilihan tersebut ditujukan untuk menyesuaikan kebutuhan mobil listrik, termasuk dalam hal daya tahan, efisiensi energi, dan kenyamanan berkendara.

Jika penggantian ban konvensional terpaksa dilakukan dalam keadaan darurat, kesesuaian spesifikasi tetap harus menjadi perhatian utama. Setelah itu, pemilik kendaraan disarankan kembali menggunakan ban yang sesuai dengan rekomendasi pabrikan atau memilih produk aftermarket yang dirancang khusus untuk mobil listrik.

Kain Mikrofiber Jatuh Bisa Menggores Cat Mobil