• Pemilihan tabir surya turut memengaruhi kondisi kulit
  • Kelembapan kulit memengaruhi pantulan cahaya

Perubahan kondisi kulit dari tampak segar pada pagi hari menjadi kusam dan berminyak menjelang siang dapat berkaitan dengan dehidrasi serta proses oksidasi. Menurut penjelasan dr. Erta Priadi yang dilansir dari Suara, paparan lingkungan dan perlindungan kulit yang kurang optimal menjadi faktor yang perlu diperhatikan.

Wajah yang terlihat kurang bercahaya tidak selalu disebabkan oleh riasan yang luntur atau perbedaan pencahayaan. Kondisi kelembapan kulit dan paparan polusi juga dapat memengaruhi penampilan permukaan wajah sepanjang hari.

Menurut dr. Erta Priadi, sinar matahari bukan satu-satunya faktor yang berkontribusi terhadap perubahan tampilan kulit. Debu dan polusi yang menempel pada minyak di permukaan wajah turut memicu reaksi oksidasi.

5 Sunscreen Bebas Alkohol yang Nyaman untuk Area Mata

Proses tersebut dapat dipahami melalui perumpamaan buah apel yang berubah kecokelatan setelah dikupas dan dibiarkan terpapar udara. Analogi ini digunakan untuk menggambarkan perubahan yang terjadi ketika kulit menghadapi paparan lingkungan.

Dalam penjelasannya, dr. Erta menyampaikan, "Penyebab utamanya itu sinar matahari, tapi bukan cuman itu. Kombinasi debu jalanan sama polusi itu nempel di minyak mukamu dan bikin reaksi oksidasi".

Ia kemudian menjelaskan proses tersebut melalui perbandingan dengan perubahan warna buah yang terpapar udara. "Ibarat apel dikupas, terus didiemin lama-lama warnanya jadi cokelat, kan. Nah, mukamu juga begitu kalau nggak dikasih 'anti karat' alias antioksidan yang kuat".

5 Sunscreen Skintific untuk Usia Matang, Cegah Penuaan

Untuk membantu menangkal radikal bebas di dalam tubuh, dr. Erta menyarankan konsumsi antioksidan. Salah satu contoh yang disebutkannya adalah astaxanthin.

Pemilihan tabir surya turut memengaruhi kondisi kulit

Selain paparan polusi, produk tabir surya yang digunakan juga menjadi perhatian. Menurut dr. Erta, sebagian produk di pasaran lebih berfokus pada perlindungan dari sinar ultraviolet, sementara kebutuhan nutrisi kulit belum tentu menjadi perhatian yang sama.

Ia menjelaskan, "Banyak sunscreen di pasaran juga cuman kasih proteksi tapi nggak kasih nutrisi. Makanya, kulit itu kerasa gerah dan malah jadi kusam pas di siang hari".

Wardah Kuning Oranye dan Biru Tawarkan Manfaat Berbeda

Karena itu, dr. Erta merekomendasikan watery sunscreen, yaitu tabir surya bertekstur cair yang menurut penjelasannya terasa ringan dan mengandung nutrisi bagi kulit.

Ia menerangkan, "Kamu butuh perlindungan yang cair, yang segar tapi isinya itu nutrisi semua. Istilahnya itu watery sunscreen. Kamu harus pilih watery sunscreen biar kulit tetap bisa napas dan kelembapannya terkunci".

Rekomendasi tersebut berkaitan dengan pentingnya menjaga kelembapan kulit ketika beraktivitas. Pemilihan tabir surya menjadi salah satu aspek perawatan yang disoroti dalam penjelasan dokter tersebut.

Wardah PDRN Sunscreen Merawat Skin Barrier dan Melindungi Kulit

Kelembapan kulit memengaruhi pantulan cahaya

Kondisi kulit pada pagi hari dapat terlihat lebih bercahaya karena kelembapannya masih terjaga setelah proses regenerasi selama tidur malam. Permukaan kulit yang lembap membantu cahaya terpantul sehingga wajah tampak lebih segar.

Dr. Erta menjelaskan, "Kalau kulit kamu lembapnya benar, cahaya matahari itu bakal mantul di permukaan kulit dan itulah yang bikin kelihatan glowing".

Sebaliknya, berkurangnya hidrasi dan permukaan kulit yang menjadi kasar setelah terpapar polusi dapat memengaruhi cara cahaya berinteraksi dengan kulit. Akibatnya, wajah dapat terlihat lebih gelap dan kehilangan kesan segarnya.

6 Rekomendasi Sunscreen Wardah untuk Usia 40 Tahun ke Atas

Menurut dr. Erta, "Tapi kalau kulitnya kering dan kasar, cahaya itu bakal diserap dan bikin mukamu kelihatan gelap dan nggak segar".

Penjelasan tersebut menempatkan kelembapan, paparan lingkungan, antioksidan, dan pemilihan tabir surya sebagai beberapa aspek yang berkaitan dengan tampilan kulit sepanjang hari. Perubahan wajah yang tampak kusam pada siang hari tidak semata-mata berkaitan dengan penggunaan riasan, tetapi juga dengan kondisi permukaan kulit.