Perjalanan umrah rombongan Raffi Ahmad dan Irfan Hakim menuju Kota Taif, Arab Saudi , terpaksa dibatalkan setelah para jamaah menerima peringatan ancaman serangan udara melalui ponsel saat berada di dalam bus. Dilansir dari Suara, rombongan memilih menghentikan perjalanan dan kembali ke kawasan yang dinilai lebih aman demi keselamatan seluruh peserta.
Peringatan darurat tersebut meminta masyarakat di wilayah terdampak segera berlindung di dalam ruangan atau tempat aman. Para jamaah juga diminta menjauhi jendela dan pintu serta mengikuti arahan otoritas Pertahanan Sipil Arab Saudi.
Informasi mengenai kejadian tersebut dibagikan oleh selebgram Meisita Lomania melalui akun media sosial pribadinya. Ia menceritakan situasi yang dialami rombongan ketika peringatan muncul secara tiba-tiba selama perjalanan menuju Taif.
Raffi Ahmad dan Irfan Hakim Batalkan Perjalanan ke Taif
Meisita menjelaskan bahwa rombongan sedang menjalankan ibadah ketika menerima notifikasi darurat tersebut.
"Dalam perjalanan ibadah kali ini, kami berusaha semakin berserah diri kepada Allah. Saat berada di bus bersama Irfan Hakim, Raffi Ahmad, Nagita Slavina, dan rombongan FYP, tiba-tiba muncul peringatan ancaman serangan udara," tulis Meisita.
Pesan peringatan yang muncul di layar ponsel membuat para jamaah memperhatikan instruksi keselamatan dari otoritas setempat. Situasi tersebut juga mendorong sejumlah anggota rombongan menghubungi keluarga mereka di Indonesia.
Saudi Serang Yaman Saat Pemerintah Pantau Keamanan Umrah
Notifikasi yang diterima jamaah memuat peringatan mengenai potensi serangan udara serta arahan untuk menghindari area berbahaya.
"Wilayah ini berada dalam ancaman serangan udara dari pihak musuh. Harap tetap tenang, berlindung di dalam ruangan atau tempat yang aman dan jauh dari jendela serta pintu, dan ikuti instruksi dari Pertahanan Sipil," demikian bunyi pesan yang ditampilkan pada ponsel jamaah.
Meisita juga menyampaikan doa agar seluruh anggota rombongan terhindar dari bahaya. Keputusan untuk tidak melanjutkan perjalanan ke Taif diambil setelah munculnya peringatan tersebut.
Arab Saudi Keluarkan Peringatan Bahaya di Mekkah dan Jeddah
Dalam unggahannya, Meisita mengungkapkan harapan agar seluruh jamaah tetap selamat selama situasi darurat berlangsung.
"Kami hanya bisa terus berikhtiar, berdoa, dan berserah diri kepada Allah. Ya Allah, jaga setiap langkah umat-Mu, tenangkan hati kami, dan lindungi semua umat-Mu. Semoga tidak terjadi serangan dan tidak ada siapa pun yang terluka," tutur Meisita.
Ia kemudian menyampaikan harapan agar para peserta perjalanan dapat kembali berkumpul dengan keluarga masing-masing tanpa mengalami cedera.
Kebakaran Saudia 163 Tewaskan 301 Orang Usai Pendaratan
"Limpahkan rahmat dan keberkahan-Mu, izinkan kami semua kembali kepada keluarga dengan selamat. Teman-teman, saling mendoakan, ya. Amin," kata Meisita.
Menurut laporan Suara, otoritas Pertahanan Sipil Arab Saudi sebelumnya mengeluarkan peringatan bahaya untuk empat wilayah di bagian barat negara tersebut, termasuk kawasan Makkah. Status siaga itu kemudian dibatalkan beberapa saat setelah diterbitkan, tetapi laporan tersebut tidak menyebutkan penjelasan terperinci mengenai pemicunya.
Wilayah yang disebut dalam laporan mencakup Jeddah, Taif, dan Yanbu. Ketiga kawasan tersebut memiliki karakteristik berbeda, mulai dari kota pesisir hingga wilayah pegunungan dan pusat industri minyak.
Arab Saudi Cegat Empat Drone Houthi dan Pastikan Jemaah Umrah Aman
Suara juga melaporkan bahwa pemerintah Arab Saudi memperketat pengawasan keamanan di sejumlah titik strategis. Otoritas setempat melarang masyarakat merekam atau menyebarkan gambar operasi pertahanan udara yang melibatkan upaya menghadapi drone dan rudal.
Pelanggaran terhadap aturan penyebaran informasi terkait operasi militer tersebut dapat dikenai sanksi hukum berat, menurut laporan Suara.