|

Streaming Radio Suara Landak

Wabup Mempawah Terima Aspirasi DAD, Bahas Usulan Pembangunan Rumah Adat Dayak

Wabup Mempawah Juli Suryadi dan Sekda Ismail saat menerima audiensi pengurus DAD Kabupaten Mempawah di Balairung Setia Kantor Bupati Mempawah, Senin (12/1/2026).SUARALANDAK/SK
Mempawah (Suara Landak) – Wakil Bupati Mempawah, Juli Suryadi, bersama Sekretaris Daerah Kabupaten Mempawah, Ismail, menerima audiensi pengurus Dewan Adat Dayak (DAD) Kabupaten Mempawah di Balairung Setia Kantor Bupati Mempawah, Senin (12/1/2026).

Audiensi tersebut membahas sejumlah aspirasi strategis terkait pelestarian budaya serta penguatan identitas masyarakat adat Dayak di Kabupaten Mempawah. Salah satu poin utama yang disampaikan pengurus DAD adalah usulan pembangunan Rumah Adat Dayak sebagai pusat kebudayaan dan wadah pemersatu masyarakat adat di daerah tersebut.

Pengurus DAD Kabupaten Mempawah menegaskan bahwa Rumah Adat Dayak tidak hanya berfungsi sebagai bangunan fisik, tetapi juga sebagai simbol eksistensi dan jati diri masyarakat adat. Keberadaannya diharapkan dapat menjadi sarana pelestarian nilai-nilai budaya dan adat istiadat, sekaligus mendukung pengembangan ekonomi kreatif berbasis budaya.

“Kami berharap Pemerintah Kabupaten Mempawah dapat mengakomodasi harapan masyarakat adat untuk memiliki Rumah Adat yang representatif. Keberadaan rumah adat ini nantinya menjadi pusat edukasi bagi generasi muda agar tetap mengenal dan menjaga akar budayanya,” ujar salah satu pengurus DAD Mempawah.

Menanggapi aspirasi tersebut, Wakil Bupati Mempawah Juli Suryadi menyatakan dukungan terhadap upaya pelestarian budaya di daerah. Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Mempawah berkomitmen menjaga dan mengembangkan kekayaan budaya sebagai bagian penting dari identitas daerah.

“Pada prinsipnya pemerintah daerah sangat mendukung. Rumah adat merupakan bagian penting dari identitas budaya. Namun, perencanaannya harus dilakukan secara matang, termasuk terkait ketersediaan lahan dan mekanisme penganggaran, agar tetap sesuai dengan ketentuan dan regulasi yang berlaku,” ujar Juli Suryadi.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Mempawah, Ismail, menambahkan bahwa tindak lanjut atas usulan tersebut akan dilakukan melalui koordinasi teknis antara organisasi perangkat daerah (OPD) terkait dengan pihak DAD. Ia menekankan pentingnya sinergi dan komunikasi berkelanjutan agar rencana pembangunan dapat memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat.

Audiensi tersebut diakhiri dengan penyerahan dokumen aspirasi secara simbolis serta sesi foto bersama. Pertemuan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam mewujudkan pembangunan pusat kebudayaan masyarakat adat Dayak di Kabupaten Mempawah.[SK]

Bagikan:
Komentar Anda

Berita Terkini